Novel After the Broery Song Hadir, Angkat Drama Psikologis dan Isu Kesehatan Mental

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG. Berswarafakta.com Dunia literasi Indonesia kembali diramaikan dengan hadirnya novel fiksi terbaru berjudul After the Broery Song. Novel bergenre drama psikologis ini merupakan karya kolaborasi penulis asal Lampung, Dita Cahya Ningrum, dengan seorang pengusaha asal Bali berinisial J.

Novel tersebut dijadwalkan resmi meluncur pada 10 September 2026 dan menjadi karya novel fiksi keenam bagi Dita Cahya Ningrum.

After the Broery Song menawarkan cerita yang memadukan isu kesehatan mental, relasi kekuasaan, konflik keluarga, serta rahasia kelam yang tersimpan di balik kehidupan para tokohnya.

Cerita berpusat pada seorang tokoh perempuan yang tumbuh tanpa kehangatan keluarga. Dalam perjalanan hidupnya, ia kemudian terjebak dalam hubungan rumit dengan seorang anak pejabat militer yang memiliki karakter temperamental dan menyimpan identitas pribadinya sebagai seorang biseksual.

Meski mengangkat persoalan psikologis dan konflik yang cukup berat, novel ini tidak semata-mata menghadirkan kisah tentang kepedihan. Dinamika antartokoh serta berbagai persoalan yang mereka hadapi dikemas melalui pendekatan emosional yang dekat dengan pembaca muda.

Kolaborasi Dita Cahya Ningrum dan J juga menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan cerita. Perbedaan profesi dan latar belakang keduanya memberikan perspektif yang beragam dalam membangun karakter maupun alur.

Dita menghadirkan gaya penulisan yang emosional dan komunikatif, sementara pengalaman hidup J sebagai seorang pengusaha turut memberikan warna pada karakter-karakter dalam cerita agar terasa lebih hidup dan tidak klise.

Selain konflik psikologis, After the Broery Song juga menyisipkan pesan spiritual yang bersifat universal. Nilai-nilai ketuhanan disampaikan secara hangat dan terbuka, sehingga diharapkan dapat diterima pembaca dari berbagai latar belakang tanpa kesan menggurui.

Kualitas narasi novel ini turut diperkuat oleh keterlibatan editor profesional, Vie Asano. Penyuntingan tersebut diarahkan untuk memastikan emosi setiap karakter tersampaikan dengan tepat sekaligus menjaga alur cerita tetap mengalir dan tidak bertele-tele.

Untuk menjangkau pembaca di era digital, After the Broery Song menggunakan strategi publikasi hibrida. Novel ini nantinya dapat dibaca secara gratis melalui platform Wattpad pada akun @mowiewosiespie.

Promosi dan interaksi dengan pembaca juga dilakukan melalui media sosial. Berbagai cuplikan cerita, kutipan, hingga video visual estetik dibagikan melalui akun Instagram dan TikTok @kochisolely.

Melalui pendekatan tersebut, After the Broery Song diharapkan tidak hanya menjadi karya fiksi yang menghibur, tetapi juga membuka ruang percakapan mengenai kesehatan mental, hubungan antarmanusia, pencarian jati diri, serta nilai-nilai kehidupan.

Novel ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi literasi yang lebih dekat dengan kebiasaan pembaca muda di era digital.

(Radin)

Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Novel After the Broery Song Hadir, Angkat Drama Psikologis dan Isu Kesehatan Mental

Berita Terbaru

Politik & pemerintahan

Wakil Bupati Batu Bara Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:21 WIB