Galian Kabel Optik Terbengkalai di Jalan A. Yani Gedong Tataan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 18 Mei 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah titik galian kabel optik di Jalan A. Yani, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, terlihat belum ditutup dan dibiarkan tanpa pengamanan memadai sehingga dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan.

Sejumlah titik galian kabel optik di Jalan A. Yani, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, terlihat belum ditutup dan dibiarkan tanpa pengamanan memadai sehingga dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan.

Gedong Tataan, BerswaraFakta.Com-Aktivitas galian kabel optik yang diduga milik perusahaan bertuliskan optik/Telkom di sepanjang Jalan A. Yani, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menuai sorotan masyarakat.Senin,18 mei 2026.

Pasalnya, proyek tersebut diduga terbengkalai lebih dari satu minggu tanpa penyelesaian yang jelas sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, terlihat sejumlah titik galian masih menganga di bahu jalan. Selain itu, kabel berukuran besar berwarna kuning tampak menjulang ke atas dan dibiarkan tanpa pengamanan yang memadai.

Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko bagi pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur tersebut. Terlebih, Jalan A. Yani merupakan salah satu ruas padat aktivitas masyarakat setiap harinya.

Warga sekitar mengaku khawatir jika kondisi itu terus dibiarkan, terutama pada malam hari ketika penerangan di beberapa titik dinilai kurang maksimal. Lubang galian dan kabel yang tidak tertata rapi dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas.

“Kalau malam sangat berbahaya, apalagi penerangan di beberapa titik kurang maksimal. Takut ada pengendara jatuh atau tersangkut kabel,” ujar salah satu warga yang melintas.

Awak media menilai pekerjaan tersebut terkesan tidak memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Proyek infrastruktur seharusnya diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan standar keamanan di lapangan.

Masyarakat bersama awak media menghimbau kepada dinas terkait, baik Pemerintah Kabupaten Pesawaran maupun pihak Provinsi Lampung, agar segera turun tangan melakukan pengecekan dan memberikan tindakan tegas kepada pihak pelaksana proyek sebelum menimbulkan korban jiwa.

Selain itu, pihak perusahaan pelaksana juga diminta segera menyelesaikan pekerjaan dan menutup kembali lubang galian agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Kabiro Pesawaran: Endarsyah

Berita Terkait

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS
Warga Apresiasi Perbaikan Jalan Rajabasa Lama oleh CSR PT GGP PG4
Erupsi Gunung Anak Krakatau, M. Nasir(Ketua DPD Nasdem) Pesawaran Imbau Masyarakat Lampung Waspadai Hujan Abu Vulkanik
Tosa Sembiring Ditemukan Meninggal di Ladang Sawit Langkat, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Monev Jalan Raya Kedondong di Way Layap, Progres Pekerjaan Capai 95 Persen
Titik Api Di Kawasan Way Kambas, Kapolres Lamtim Terjun Padamkan
Pohon Tumbang Timpa Truk di Jalinsum Tanjung Pura-Brandan, Polisi dan Warga Bergerak Cepat
Pria 59 Tahun Tewas Diserang Gajah Liar Saat Memancing di Sungai Sei Lepan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS

Jumat, 11 September 2026 - 14:24 WIB

Warga Apresiasi Perbaikan Jalan Rajabasa Lama oleh CSR PT GGP PG4

Minggu, 6 September 2026 - 19:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, M. Nasir(Ketua DPD Nasdem) Pesawaran Imbau Masyarakat Lampung Waspadai Hujan Abu Vulkanik

Jumat, 4 September 2026 - 07:05 WIB

Tosa Sembiring Ditemukan Meninggal di Ladang Sawit Langkat, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Monev Jalan Raya Kedondong di Way Layap, Progres Pekerjaan Capai 95 Persen

Berita Terbaru

Politik & pemerintahan

Wakil Bupati Batu Bara Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:21 WIB