Rico Waas Klarifikasi Berobat ke Luar Negeri Pakai Dana Pribadi, Bobby Nasution Soroti Soal Izin

Senin, 18 Mei 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan perjalanan ke luar negeri dilakukan untuk pengobatan menggunakan dana pribadi dan telah dilaporkan kepada Kemendagri.

Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan perjalanan ke luar negeri dilakukan untuk pengobatan menggunakan dana pribadi dan telah dilaporkan kepada Kemendagri.

MEDAN, BerswaraFakta.com-Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas atau Rico Waas, akhirnya angkat bicara terkait polemik keberangkatannya ke luar negeri yang sebelumnya disindir oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Rico menegaskan bahwa perjalanannya dilakukan untuk kepentingan pengobatan dan sepenuhnya menggunakan dana pribadi.

Melalui sambungan telepon kepada wartawan, Minggu (17/5/2026), Rico menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalani pengobatan sekaligus mengambil persediaan obat rutin di luar negeri. Ia menyebut agenda tersebut telah direncanakan sejak lama, namun baru dapat dilakukan saat masa libur karena padatnya aktivitas pemerintahan.

“Benar bahwa saya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Jauh-jauh hari saya sudah merencanakan hal ini, namun waktunya baru tersedia saat libur. Yang terpenting, saya sudah melaporkan agenda tersebut kepada Menteri Dalam Negeri sebagai bentuk transparansi,” ujar Rico Waas.

Rico juga membantah tudingan bahwa perjalanan tersebut menggunakan anggaran daerah. Ia memastikan seluruh biaya ditanggung secara pribadi tanpa membebani APBD Kota Medan.

“Saya ingin meluruskan bahwa perjalanan ini murni menggunakan dana pribadi. Tidak ada beban keuangan daerah sedikitpun. Saya mohon maaf jika terjadi kesalahpahaman terkait komunikasi ini,” katanya.

Meski berada di luar negeri, Rico mengaku tetap memantau jalannya pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Medan melalui koordinasi intensif dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah hingga kepala lingkungan.

“Setiap waktu saya memonitor Kota Medan. Saya instruksikan jajaran OPD untuk terus berkoordinasi dan memastikan pelayanan publik berjalan lancar,” tambahnya.

Selain itu, politisi Partai NasDem tersebut juga menyoroti pentingnya memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar sinergi program pembangunan berjalan lebih optimal.

“Kami sangat mendukung program strategis nasional. Sinergitas antara Pemda dan Pemprov adalah kunci. Kami terbuka untuk koordinasi yang lebih baik ke depannya,” ucapnya.

Sebelumnya, Bobby Nasution menyampaikan kritik terhadap keberangkatan Rico Waas usai menerima informasi bahwa izin yang diajukan hanya untuk perjalanan ke luar kota, namun ternyata yang bersangkutan berada di luar negeri.

“Tadi katanya ke luar kota, tapi setelah dicek posisinya di luar negeri. Ini yang tidak boleh,” kata Bobby usai mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto secara daring, Sabtu (16/5/2026).

Bobby menegaskan bahwa pejabat daerah wajib mematuhi aturan perjalanan luar negeri sesuai arahan pemerintah pusat, termasuk saat masa libur. Ia menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait kemungkinan sanksi administratif apabila ditemukan pelanggaran prosedur.

“Nanti akan kita koordinasikan dengan Kemendagri terkait sanksinya. Kita harus menjaga integritas birokrasi,” tegas Bobby.

Hingga kini, publik masih menunggu hasil verifikasi dari Kementerian Dalam Negeri terkait kelengkapan administrasi dan prosedur izin perjalanan luar negeri yang dilaporkan oleh Rico Waas.

(Warianto)

Berita Terkait

Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Untung Widyatmoko Ditunjuk sebagai Kadivhubinter
Pemkab Batu Bara Resmi Buka Pemusatan Diklat Paskibraka 2026, Cetak Generasi Berkarakter Pancasila
Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025
Warga Sei Kasih Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Kampung Nilon Makin Terang-terangan, Polisi Belum Beri Penjelasan
Bupati Hadiri Muscab VI Pemuda Pancasila, Ajak Pengurus Jaga Kondusivitas Nagan Raya
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
PKB Pesawaran Gelar Pasar Murah di Desa Karang Anyar Tiyuh Kesugihan
Bupati Baharuddin Pimpin Tepung Tawar Jemaah Haji, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji di Batu Bara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Untung Widyatmoko Ditunjuk sebagai Kadivhubinter

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:22 WIB

Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:32 WIB

Warga Sei Kasih Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Kampung Nilon Makin Terang-terangan, Polisi Belum Beri Penjelasan

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:22 WIB

Bupati Hadiri Muscab VI Pemuda Pancasila, Ajak Pengurus Jaga Kondusivitas Nagan Raya

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:09 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Berita Terbaru