Bupati Batu Bara Serahkan Insentif kepada 540 Guru Sekolah Minggu, Ajak Perkuat Pendidikan Karakter dan Perangi Narkoba

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara, Berswarafakta.com – Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menyerahkan insentif kepada 540 guru Sekolah Minggu se-Kabupaten Batu Bara dalam kegiatan Penyerahan Insentif Guru Sekolah Minggu dan Penyuluhan Guru Sekolah Minggu Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Kapolres Batu Bara, Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Daerah (PGID) Kabupaten Batu Bara, serta para guru Sekolah Minggu dari berbagai gereja di Kabupaten Batu Bara.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyalurkan insentif tahap pertama sebesar Rp500 ribu kepada masing-masing guru Sekolah Minggu dengan total anggaran mencapai Rp270 juta. Pemberian insentif tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi para guru dalam membina pendidikan keagamaan dan karakter anak-anak sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menyampaikan bahwa insentif yang diberikan merupakan wujud penghargaan dan perhatian pemerintah kepada para guru Sekolah Minggu yang selama ini telah mengabdikan waktu, tenaga, serta pikiran untuk mendidik generasi muda.

“Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyadari bahwa pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang Bapak dan Ibu curahkan tidak sebanding dengan nilai materi yang diberikan hari ini. Namun, insentif ini menjadi bentuk tali asih, apresiasi, dan dukungan moril dari pemerintah daerah kepada para pejuang pendidikan kerohanian,” ujarnya.

Bupati juga mengajak para guru Sekolah Minggu dan pendeta untuk turut berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, kondisi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Batu Bara telah berada pada tingkat yang memprihatinkan sehingga membutuhkan perhatian serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap guru-guru Sekolah Minggu dapat terus menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada anak-anak serta turut mengingatkan generasi muda tentang bahaya narkoba. Pendidikan karakter dan agama menjadi benteng penting dalam menyelamatkan masa depan mereka,” katanya.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh tokoh agama dan tenaga pendidik keagamaan untuk terus menjaga kerukunan umat beragama, memelihara ketertiban dan keamanan, serta memperkuat persatuan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis di Kabupaten Batu Bara.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Batu Bara yang sejahtera, mandiri, dan religius tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk para guru Sekolah Minggu yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Bupati Baharuddin juga berpesan agar para guru Sekolah Minggu terus meningkatkan semangat pengabdian serta menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, sehingga nilai-nilai kebaikan, kejujuran, kasih sayang, dan toleransi dapat ditanamkan kepada anak-anak sejak dini.

Di akhir sambutannya, ia berharap insentif yang diberikan dapat bermanfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi para guru Sekolah Minggu dalam menjalankan tugas mulia mereka.

“Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan terus hadir dan memberikan perhatian kepada para tenaga pendidik keagamaan. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari dan menjadi motivasi untuk terus mencetak generasi yang beriman, berkarakter, serta berakhlak mulia,” tutupnya.

Melalui penyaluran insentif ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang religius, berkualitas, dan berkarakter sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Batu Bara yang sejahtera, mandiri, dan religius.

(Ferdinand Nainggolan)

Berita Terkait

Musabaqah Dai dan Daiyah I Kabupaten Batu Bara Resmi Dibuka Siapkan Generasi Dakwah Menuju Batu Bara Bahagia
Kapolres Lampung Timur Pimpin Sertijab Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Sekampung Udik
Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Pesawaran Tahun 2026 Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Mutu Guru
Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Untung Widyatmoko Ditunjuk sebagai Kadivhubinter
Pemkab Batu Bara Resmi Buka Pemusatan Diklat Paskibraka 2026, Cetak Generasi Berkarakter Pancasila
Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025
Antusias! Ratusan Siswa SD Ramaikan Seleksi Polisi Cilik Polres Lampung Timur Tahun 2026
Warga Sei Kasih Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Kampung Nilon Makin Terang-terangan, Polisi Belum Beri Penjelasan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Musabaqah Dai dan Daiyah I Kabupaten Batu Bara Resmi Dibuka Siapkan Generasi Dakwah Menuju Batu Bara Bahagia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Kapolres Lampung Timur Pimpin Sertijab Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Sekampung Udik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Pesawaran Tahun 2026 Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Mutu Guru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Untung Widyatmoko Ditunjuk sebagai Kadivhubinter

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:22 WIB

Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru