Bupati Batu Bara Siapkan Pengembangan Komoditas Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam

Kamis, 17 September 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG. Berswarafakta.com Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., melihat langsung potensi pengembangan tanaman aren saat mengunjungi penangkaran dan perkebunan aren milik Ustaz Khairul Ghazali di Pesantren Al-Hidayah, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (16/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Baharuddin melihat penangkaran yang saat ini memiliki sekitar 800 ribu bibit pohon aren. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan menjadi salah satu komoditas yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.

 

Menurut informasi yang disampaikan dalam kunjungan tersebut, satu pohon aren dapat menghasilkan sekitar 5–6 liter nira per hari dengan harga mencapai Rp10 ribu per liter.

Baharuddin mengatakan, potensi tanaman aren cukup besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan, terutama dengan melibatkan masyarakat dalam proses budidaya hingga pengolahan hasil.

“Ini merupakan potensi yang sangat baik untuk dikembangkan. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, pohon aren juga memiliki nilai ekonomi yang dapat menambah pendapatan masyarakat dan pada akhirnya memberikan kontribusi bagi daerah,” ujar Baharuddin.

Akan Ditanam di Batu Bara

Pemkab Batu Bara berencana mengembangkan tanaman aren di wilayahnya. Sebagai tahap awal, sekitar 16 ribu pohon aren direncanakan ditanam secara serentak dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Batu Bara.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pengembangan komoditas aren di Batu Bara dengan memanfaatkan lahan yang tersedia serta melibatkan masyarakat.

Tanaman aren memiliki sejumlah manfaat ekonomi. Biji aren dapat diolah menjadi kolang-kaling, sedangkan niranya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk, termasuk gula merah dan gula aren.

Gula aren juga memiliki peluang pasar, termasuk sebagai pemanis dalam berbagai produk minuman dan makanan.

Melalui pengembangan dari sektor pembibitan, budidaya hingga pengolahan hasil, Pemkab Batu Bara berharap komoditas aren dapat membentuk ekosistem usaha baru yang membuka peluang ekonomi, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi sumber daya daerah.

(Ferdinand Nainggolan)

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumatera Utara 2026
GNTP Sambut Suahasil Nazara: Saatnya Penyegaran Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat
Mengurai Inefisiensi BUMN dan Rekomendasi Kepemimpinan PT KIT Batang: Reorientasi Tata Kelola Menuju BUMN Pro-Rakyat dan Mandiri Fiskal
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS
Diduga Galian C Ilegal Beroperasi di Dusun Gariang, Excavator Disinyalir Gunakan Solar Subsidi
Bupati Batu Bara Apresiasi Pelantikan PD Al-Washliyah, Serukan Jaga Akidah dan Moral di Era AI
RUPAWAN Hadirkan Ruang Diskusi Pemuda Pesawaran, Angkat Semangat Kepedulian Generasi Muda
Dua Kabag Setda Langkat Letakkan Jabatan, Sejumlah Pelayanan Publik Kini Diisi Plt
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumatera Utara 2026

Kamis, 17 September 2026 - 13:15 WIB

Bupati Batu Bara Siapkan Pengembangan Komoditas Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

GNTP Sambut Suahasil Nazara: Saatnya Penyegaran Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 19:30 WIB

Mengurai Inefisiensi BUMN dan Rekomendasi Kepemimpinan PT KIT Batang: Reorientasi Tata Kelola Menuju BUMN Pro-Rakyat dan Mandiri Fiskal

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS

Berita Terbaru

Politik & pemerintahan

Wakil Bupati Batu Bara Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:21 WIB