Batu Bara. Berswarafakta.com Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan bahwa disiplin dalam pengelolaan anggaran merupakan kunci utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan Pembinaan Kecamatan, Kelurahan, dan Desa se-Kabupaten Batu Bara Tahun 2026 di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Penjabat Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala bagian, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Batu Bara.
Dalam arahannya, Bupati Baharuddin mengingatkan seluruh aparatur pemerintah, mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan hingga desa, agar mengelola anggaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jangan suka-suka dalam pengelolaan anggaran. Semua ada aturannya. Jika diperlukan, mintalah pendampingan agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.
Selain menekankan kepatuhan terhadap regulasi, Bupati juga menginstruksikan seluruh OPD untuk menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan secara berkala. Menurutnya, pelaporan rutin merupakan instrumen penting dalam evaluasi, pengawasan, sekaligus percepatan penyelesaian program pembangunan.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan menjadikan tantangan fiskal sebagai momentum melahirkan inovasi dan terobosan yang produktif. Optimalisasi aset daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dinilai sebagai langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah.
“Di tengah berbagai tantangan, kita harus mampu bekerja lebih kreatif, inovatif, dan tetap berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati berharap kegiatan pembinaan ini semakin meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah mengenai pentingnya disiplin, akuntabilitas, integritas, dan sinergi antarlembaga dalam menjalankan roda pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari sejumlah narasumber. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batu Bara memaparkan bahaya penyalahgunaan narkotika, dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Materi berikutnya disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Batu Bara yang membahas upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Peserta diajak memperkuat sinergi, meningkatkan kewaspadaan, serta berpartisipasi aktif menjaga stabilitas keamanan guna mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Batu Bara memaparkan materi mengenai penguatan penegakan hukum, pencegahan tindak pidana, serta pengawasan tata kelola pemerintahan. Kejaksaan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, penguatan integritas aparatur, serta langkah-langkah pencegahan untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
(Ferdinand Nainggolan)






