Batu Bara. Berswarafakta.com Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Batu Bara melaksanakan kegiatan penyerahan stiker untuk dipasang di bagian depan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di seluruh wilayah Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 6–9 Juli 2026, di kantor camat masing-masing se-Kabupaten Batu Bara. Stiker diserahkan kepada pemerintah desa dan kelurahan, serta diterima langsung oleh seluruh kepala desa dan lurah dalam acara serah terima di kantor kecamatan.
Sebelum penyerahan stiker, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Batu Bara melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Data Terpadu menyampaikan maksud dan tujuan pemasangan stiker kepada para kepala desa dan lurah.

Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Batu Bara, Muliadi, S.E., melalui Sekretaris Dinsos P3A, Mukhlis Syahputra, S.HI., M.AP., menjelaskan bahwa dukungan dan kerja sama pemerintah desa serta kelurahan sangat dibutuhkan agar pemasangan stiker dapat berjalan sesuai tujuan.
“Kami mengharapkan kerja sama seluruh kepala desa dan lurah untuk segera memasang stiker tersebut di rumah KPM penerima bantuan sosial. Langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan penyaluran bansos yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Mukhlis, pemasangan stiker merupakan salah satu upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial. Dengan adanya penanda di rumah KPM, masyarakat dapat mengetahui secara terbuka siapa saja penerima bantuan sosial di tingkat desa, dusun, maupun kelurahan.
Selain itu, langkah ini diharapkan dapat mendorong penyaluran bantuan sosial yang semakin tepat sasaran. KPM yang kondisi ekonominya telah meningkat diharapkan memiliki kesadaran untuk mengundurkan diri secara sukarela atau melakukan graduasi mandiri dari kepesertaan program bantuan sosial.
Stiker penerima bansos juga menjadi penanda fisik yang memudahkan petugas lapangan, seperti Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta perangkat desa dan kelurahan dalam melakukan validasi serta pemutakhiran data penerima bantuan.
Di sisi lain, pemasangan stiker diharapkan dapat memperkuat kontrol sosial dan pengawasan masyarakat. Warga dapat memberikan informasi atau menyampaikan koreksi kepada pemerintah desa maupun kelurahan apabila menemukan penerima bantuan yang dinilai sudah tidak lagi memenuhi kriteria sebagai KPM.
Dalam beberapa hari ke depan, Dinas Sosial P3A Kabupaten Batu Bara juga akan melakukan monitoring langsung ke rumah-rumah KPM untuk memastikan seluruh stiker penerima bantuan sosial telah terpasang.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Batu Bara berharap data penerima bantuan sosial menjadi semakin akurat sehingga penyaluran bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
(Ferdinand Nainggolan)






