Puluhan Wartawan Batu Bara Geruduk Lapas Labuhan Ruku, Tuntut Transparansi dan Evaluasi Kinerja

Senin, 11 Mei 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA, BerswaraFakta.Com-Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menjadi sasaran aksi unjuk rasa puluhan wartawan dari berbagai media cetak dan online di Kabupaten Batu Bara, Selasa (11/05/2026).

Puluhan wartawan di Batu Bara menggelar aksi di Lapas Labuhan Ruku menuntut transparansi, kebebasan pers, dan pengusutan dugaan penyimpangan di dalam lapas.
Puluhan wartawan di Batu Bara menggelar aksi di Lapas Labuhan Ruku menuntut transparansi, kebebasan pers, dan pengusutan dugaan penyimpangan di dalam lapas.

Aksi yang mengatasnamakan “Wartawan Batu Bara” itu digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan intimidasi terhadap jurnalis serta berbagai persoalan yang disebut terjadi di dalam lapas.

Puluhan wartawan di Batu Bara menggelar aksi di Lapas Labuhan Ruku menuntut transparansi, kebebasan pers, dan pengusutan dugaan penyimpangan di dalam lapas.
Sejumlah wartawan dari berbagai media di Kabupaten Batu Bara menggelar aksi damai dan menyampaikan tuntutan terkait transparansi serta kebebasan pers di depan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Selasa (11/05/2026).

Sekitar 60 insan pers menyampaikan orasi secara bergantian di depan lapas. Mereka menuntut keterbukaan informasi publik dan meminta pihak lapas menghormati kebebasan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dalam orasinya, massa menyoroti dugaan adanya pembatasan terhadap kerja wartawan, termasuk anggapan bahwa pemberitaan terkait aktivitas di dalam lapas harus memperoleh izin tertentu. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip kebebasan pers dan keterbukaan informasi publik.

Selain itu, massa aksi juga menyoroti lemahnya sistem keamanan lapas yang diduga menjadi penyebab adanya tahanan melarikan diri. Mereka turut menyinggung dugaan praktik ilegal di dalam lapas, seperti peredaran narkotika, penggunaan telepon genggam ilegal oleh warga binaan, dugaan praktik wartel modus per menit, rekening penampung transaksi napi, hingga dugaan jual beli kamar dan fasilitas tertentu.

Perwakilan Wartawan Batu Bara, Nando Sagala, menegaskan aksi tersebut bukan bentuk perlawanan terhadap institusi negara, melainkan bentuk kepedulian masyarakat sipil terhadap dugaan penyimpangan yang dinilai merusak marwah hukum dan keadilan.

“Jika penjara justru berubah menjadi ruang aman bagi jaringan kejahatan, maka publik berhak mempertanyakan siapa sebenarnya yang sedang dikendalikan,” tegasnya saat menyampaikan orasi.

Massa aksi juga mendesak Yusril Ihza Mahendra untuk turun langsung melakukan investigasi menyeluruh terhadap berbagai dugaan penyimpangan di Lapas Labuhan Ruku.

Selain itu, mereka meminta Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengusut dugaan kematian seorang narapidana secara transparan, termasuk membuka rekam medis, kronologi kejadian, dan pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab.

Tak hanya itu, massa juga meminta evaluasi terhadap pimpinan lapas dan mendesak pencopotan kepala lapas sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif atas berbagai persoalan yang dinilai terus berulang.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan mendapat perhatian masyarakat sekitar yang menyaksikan jalannya penyampaian aspirasi.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menyatakan pihaknya akan memperbaiki komunikasi dengan insan pers serta memperketat sistem keamanan di lingkungan lapas.

“Kami akan memperbaiki komunikasi yang baik terhadap pers atau media dan menjalin hubungan yang baik. Terkait keamanan, kami juga akan memperketat sistem pengamanan di dalam lapas,” ujarnya.

  1. (Ferdinand Nainggolan)

Berita Terkait

Desa Tanjung Muda Sambut Tim Monitoring Desa Percontohan Tertib Administrasi PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara
Bupati Batu Bara Sambut Tim Monitoring TP PKK Sumut di Desa Percontohan Aku Hatinya PKK
Gebrakan Baru! Forum Serikat Buruh Provinsi Lampung Resmi Dideklarasikan, Satukan Kekuatan Demi Kesejahteraan Pekerja
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Timur Gelar Lomba E-Sport Kapolres Cup
Praperadilan Dugaan Penundaan Penyidikan Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Bergulir, Polres Tanggamus Tak Hadir di Sidang Perdana
Badan Kesbangpol Kabupaten Pringsewu Gelar Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Ketua KBPP Polri Lampung Dr. H. Fauzi Ucapkan Selamat HUT ke-80 Polri, Dukung Polri Presisi Wujudkan Kamtibmas Kondusif
“Sejarah Baru di Paluta! AKBP Dhery Fajariandono Resmi Jadi Kapolres Pertama, Warga Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh ke Polisi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:12 WIB

Desa Tanjung Muda Sambut Tim Monitoring Desa Percontohan Tertib Administrasi PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Bupati Batu Bara Sambut Tim Monitoring TP PKK Sumut di Desa Percontohan Aku Hatinya PKK

Senin, 29 Juni 2026 - 19:50 WIB

Gebrakan Baru! Forum Serikat Buruh Provinsi Lampung Resmi Dideklarasikan, Satukan Kekuatan Demi Kesejahteraan Pekerja

Senin, 29 Juni 2026 - 18:54 WIB

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Timur Gelar Lomba E-Sport Kapolres Cup

Senin, 29 Juni 2026 - 18:04 WIB

Praperadilan Dugaan Penundaan Penyidikan Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Bergulir, Polres Tanggamus Tak Hadir di Sidang Perdana

Berita Terbaru