SBNI Tolak Wacana Penutupan Indomaret dan Alfamart: Dinilai Rugikan Pekerja dan Ganggu Iklim Investasi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – BerswaraFakta.com
Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) Sumatera Utara menegaskan penolakan terhadap wacana penutupan usaha ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart yang disebut-sebut berkaitan dengan penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Senin,

Ketua SBNI Sumut, Yosafati Waruwu, S.H., menyebut wacana tersebut berpotensi merugikan pekerja serta menciptakan ketidakpastian bagi dunia usaha di Indonesia.

Menurutnya, terdapat empat alasan utama penolakan yang disampaikan SBNI.
Pertama, kebijakan tersebut dinilai bersifat sewenang-wenang karena setiap warga negara memiliki hak untuk berusaha yang dilindungi undang-undang. Ia menegaskan, ritel modern yang telah beroperasi saat ini merupakan usaha yang sah secara hukum.

Kedua, SBNI menyoroti dampak besar terhadap sektor ketenagakerjaan. Industri ritel disebut menyerap jutaan tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui rantai pasok. Penutupan usaha dinilai berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala besar.

Ketiga, SBNI menilai Koperasi Desa Merah Putih seharusnya difokuskan sebagai solusi penciptaan lapangan kerja baru bagi jutaan pengangguran, bukan dengan menggantikan atau mematikan usaha yang sudah berjalan.

Keempat, kebijakan tersebut dinilai dapat merusak iklim investasi di Indonesia. Ketidakpastian regulasi disebut menjadi faktor yang dapat menurunkan kepercayaan pelaku usaha dan investor.

SBNI Sumatera Utara juga berharap Presiden tidak menyetujui wacana tersebut. Mereka mendorong pemerintah agar menghadirkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi, melindungi pekerja, serta tetap menjaga iklim usaha yang sehat di Indonesia.

 

(Warianto)

 

Berita Terkait

Batam Bukan Lagi Ladang Buruh Murah: Poltevara Siapkan SDM Industri Berkelas Dunia
Martin Sembiring Apresiasi Sistem Integritas PLN Nusantara Power, Dorong Budaya Berani Lapor
Krisis Distribusi Semen Picu Kenaikan Harga di Tingkat Retail
ASPRUMNAS Sumut Perkuat Organisasi dan Jajaki Investasi Asing untuk Dukung Program 3 Juta Rumah
ASPRUMNAS Sumut Gelar “Ngopi Bareng”, Bahas Penguatan Organisasi dan Dukungan Program 3 Juta Rumah
Kedaulatan Logistik Maritim: VTMS Jadi Urat Nadi Efisiensi Pelabuhan dan Rantai Pasok Nasional
Kepastian Pasokan Solar Industri B40 Dinilai Penting bagi Kelancaran Operasional Sektor Industri dan Maritim
Misteri Family Office Bali: Dana Raksasa Datang, Mengapa Pemerintah Menolak APBN?
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:58 WIB

Batam Bukan Lagi Ladang Buruh Murah: Poltevara Siapkan SDM Industri Berkelas Dunia

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:45 WIB

Martin Sembiring Apresiasi Sistem Integritas PLN Nusantara Power, Dorong Budaya Berani Lapor

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:56 WIB

Krisis Distribusi Semen Picu Kenaikan Harga di Tingkat Retail

Senin, 8 Juni 2026 - 08:36 WIB

ASPRUMNAS Sumut Perkuat Organisasi dan Jajaki Investasi Asing untuk Dukung Program 3 Juta Rumah

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:35 WIB

ASPRUMNAS Sumut Gelar “Ngopi Bareng”, Bahas Penguatan Organisasi dan Dukungan Program 3 Juta Rumah

Berita Terbaru