MEDAN, berswarafakta.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Nasional (ASPRUMNAS) Sumatera Utara menggelar kegiatan “Ngopi Bareng” di Kereta Api Cafe, Medan, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ASPRUMNAS M. Syawali P., SE, MM, jajaran pengurus DPW dan DPD ASPRUMNAS se-Sumatera Utara, serta notaris rekanan.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut menjadi forum silaturahmi sekaligus diskusi mengenai penguatan organisasi dan berbagai tantangan sektor perumahan rakyat di Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Ketua Umum DPP ASPRUMNAS M. Syawali P., SE, MM menekankan pentingnya revitalisasi kepengurusan untuk meningkatkan efektivitas organisasi dalam mendukung program pembangunan perumahan nasional.
“Gerakan dari DPW Sumatera Utara ini sangat penting karena sejalan dengan program pemerintah dalam pembangunan 3 juta unit rumah per tahun,” ujar Syawali di hadapan peserta.
Menurutnya, penguatan peran seluruh unsur kepengurusan diperlukan agar organisasi dapat berkontribusi lebih optimal dalam mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat.
Sementara itu, Pengurus DPW ASPRUMNAS Sumut Rudolf Naibaho mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi pengembang dalam pelayanan perumahan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi, baik dalam pengembangan maupun pemasaran perumahan, sehingga dapat dicari solusi bersama,” kata Rudolf.
Selain membahas penguatan organisasi, forum juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas pembangunan sarana, prasarana, dan utilitas (PSU) pada perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Ketua DPD ASPRUMNAS Asahan, H. Alfan Sitorus, menegaskan bahwa kualitas infrastruktur perumahan harus tetap menjadi perhatian utama di tengah upaya percepatan pembangunan rumah.
“Kualitas PSU untuk perumahan MBR harus tetap dipertahankan, termasuk penggunaan material yang memenuhi standar agar masyarakat memperoleh infrastruktur yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, peserta juga membahas pentingnya penerapan standar mutu dan pengawasan terhadap kualitas material konstruksi. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan mengenai perlunya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengujian material serta pelaksanaan proyek infrastruktur perumahan.
Sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola, forum mengemukakan sejumlah masukan, antara lain penguatan mekanisme pengawasan lapangan, penerapan uji petik kualitas pekerjaan secara berkala, pemanfaatan laboratorium pengujian yang terakreditasi, serta peningkatan kepatuhan terhadap standar nasional yang berlaku.
Melalui kegiatan tersebut, ASPRUMNAS Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mendukung program pembangunan perumahan pemerintah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan HUMAS ASPRUMNAS
(Ir.Martin Sembiring.ST.MT)






