Pesawaran, berswarafakta.com, – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi keagamaan akan mewarnai peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-80 yang mengusung tema “Merawat Tradisi”.
Kegiatan akbar tersebut akan digelar pada Minggu, 7 Juni 2026, di Lapangan Krida Yuana, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.
Pengajian Akbar ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 6.000 jamaah Muslimat NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Pesawaran dan daerah sekitarnya.
Kehadiran ribuan jamaah tersebut menjadi bukti kuatnya semangat persaudaraan, kebersamaan, serta kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keislaman.
Peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat peran Muslimat NU dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
Ketua Muslimat NU Kabupaten Pesawaran, Hj. Hanifa, S.E., yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Lampung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyampaikan bahwa seluruh persiapan kegiatan telah dilakukan secara maksimal guna menyambut ribuan jamaah yang akan hadir.
Menurutnya, tema “Merawat Tradisi” memiliki makna mendalam karena tradisi keagamaan yang diwariskan para ulama harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda agar tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pengajian Akbar ini terbuka untuk seluruh masyarakat. Kami mengundang ibu-ibu Muslimat, warga Nahdliyin, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat untuk hadir bersama dalam kegiatan yang penuh berkah ini. Mari jadikan momentum Harlah Muslimat NU ke-80 sebagai ajang mempererat persaudaraan dan meningkatkan kecintaan kepada agama serta para ulama,” ujar Hj. Hanifa.
Ia menambahkan, Muslimat NU selama ini memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga, pendidikan anak, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Karena itu, peringatan Harlah ke-80 menjadi momen refleksi sekaligus penyemangat untuk terus berkontribusi bagi umat dan bangsa.
Panitia berharap kegiatan ini dapat berlangsung lancar, aman, dan penuh keberkahan. Kehadiran ribuan jamaah diharapkan mampu menciptakan suasana religius yang menyejukkan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di Kabupaten Pesawaran.
Selain menjadi ajang silaturahmi, Pengajian Akbar Harlah Muslimat NU ke-80 juga diharapkan menjadi sarana dakwah yang memberikan pencerahan spiritual kepada masyarakat. Tausiyah yang disampaikan para ulama diharapkan dapat menambah wawasan keagamaan serta memperkuat komitmen umat Islam dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Dengan semangat “Merawat Tradisi”, Muslimat NU Kabupaten Pesawaran mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Pengajian Akbar tersebut. Kehadiran setiap jamaah diharapkan menjadi bagian dari syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pesawaran yang religius, damai, dan sejahtera.
“Mari hadir bersama keluarga dan sahabat pada Pengajian Akbar Harlah Muslimat NU ke-80, Minggu, 7 Juni 2026, di Lapangan Krida Yuana Hanura. Bersama kita merawat tradisi, memperkuat persaudaraan, dan menjemput keberkahan.”
Kabiro Pesawaran
Endarsyah






