PESAWARAN. Berswarafakta.com.
Masyarakat Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar tradisi Ambengan atau doa bersama di area pemakaman desa pada Selasa (16/6/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Desa Bagelen ke-121.

Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT serta sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Saprudin, S.Pd., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, S.Kom., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa tradisi Ambengan merupakan warisan budaya dan keagamaan yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.
“Tradisi Ambengan ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, serta meningkatkan rasa syukur dalam menyambut Tahun Baru Islam dan HUT Desa Bagelen yang ke-121,” ujar Merdi Parmanto.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPD RI, Bustami Zainudin, anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Erlan, S.E., para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Desa Bagelen yang memadati lokasi acara.
Hadir pula Ustaz Umam, M.Pd., Pimpinan Pondok Pesantren Ash Shiddiqiyah Desa Bagelen, yang menyampaikan tausiyah keagamaan. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustaz Umam. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan tampak sepanjang acara, ketika masyarakat bersama-sama memanjatkan doa bagi para leluhur, kemajuan Desa Bagelen, serta keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga.
Tradisi Ambengan yang terus dilestarikan ini menjadi bukti kuatnya nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan religiusitas masyarakat Desa Bagelen dalam menyambut Tahun Baru Islam serta memperingati perjalanan panjang desa yang kini telah memasuki usia 121 tahun.
Kabiro Pesawaran
Endarsyah






