Plaza Kerukunan IKN Jadi Simbol Toleransi dan Ruang Ibadah Lintas Agama

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penajam Paser Utara.Berswarafakta.com. Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikembangkan sebagai kota masa depan yang mengedepankan inklusivitas dan keberagaman, termasuk melalui pembangunan kawasan peribadatan terpadu yang salah satunya mencakup Plaza Kerukunan.Kamis.18 Juni 2011.

Plaza Kerukunan merupakan bagian dari kompleks rumah ibadah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang dirancang untuk menghadirkan ruang bersama bagi enam agama yang diakui di Indonesia, yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Kawasan ini dibangun sebagai ruang terbuka publik yang tidak hanya berfungsi sebagai area pendukung rumah ibadah, tetapi juga sebagai simbol persatuan dalam keberagaman di lingkungan ibu kota baru.

Dalam beberapa kesempatan, pejabat pemerintah melakukan peninjauan terhadap kawasan tersebut sebagai bagian dari pemantauan pembangunan IKN. Salah satunya termasuk kunjungan Wakil Presiden yang meninjau progres kawasan peribadatan dan fasilitas pendukungnya pada akhir 2025.

Menurut keterangan resmi, kawasan peribadatan IKN dirancang secara terpadu untuk mencerminkan nilai kebhinekaan, dengan penataan rumah ibadah yang berdampingan dalam satu kawasan tanpa menghilangkan identitas masing-masing agama.

Salah satu fasilitas yang berada di kawasan tersebut adalah gereja utama yang direncanakan berkapasitas sekitar 1.600 jemaat dan ditargetkan rampung pada 2026, bersama dengan fasilitas ibadah lainnya seperti masjid negara, pura, vihara, dan kelenteng.

Otorita IKN sebelumnya menyatakan bahwa konsep kawasan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan ibu kota negara yang inklusif, berkelanjutan, serta mencerminkan keberagaman Indonesia.
Hingga kini, pembangunan kawasan peribadatan masih terus berlangsung sebagai bagian dari tahap pengembangan IKN.

(Ir.Martin Sembiring.St.MT)

Berita Terkait

Ciptakan Lingkungan Bersih dan Asri, Bupati Baharuddin Pimpin Gotong Royong di Tanjung Tiram
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi, Bupati Batu Bara Hadiri Rakor Bersama KPK dan Kemendagri
Data Penerima Bantuan Beras di Desa Sukaraja Dipersoalkan, Ada Dugaan Penerima Ganda
Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumatera Utara 2026
Bupati Batu Bara Siapkan Pengembangan Komoditas Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam
GNTP Sambut Suahasil Nazara: Saatnya Penyegaran Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat
Tradisi Korps dan Sertijab Dandim 0201/Medan Berlangsung Khidmat, Pangdam I/BB Titipkan Pesan Strategis
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:12 WIB

Ciptakan Lingkungan Bersih dan Asri, Bupati Baharuddin Pimpin Gotong Royong di Tanjung Tiram

Kamis, 17 September 2026 - 19:25 WIB

Data Penerima Bantuan Beras di Desa Sukaraja Dipersoalkan, Ada Dugaan Penerima Ganda

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumatera Utara 2026

Kamis, 17 September 2026 - 13:15 WIB

Bupati Batu Bara Siapkan Pengembangan Komoditas Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

GNTP Sambut Suahasil Nazara: Saatnya Penyegaran Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat

Berita Terbaru