PESAWARAN. Berswarafakta.com. Ribuan masyarakat yang tergabung dalam aksi damai perjuangan hak atas tanah Tanjung Kemala, Desa Tamansari, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, akhirnya memperoleh titik terang atas perjuangan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Aksi damai yang diperkirakan diikuti sekitar 1.500 peserta itu berlangsung pada Rabu (17/6/2026). Massa bergerak dari titik kumpul di Kantor Forum Komunikasi Warga Kawasan Perjuangan (FKWKP) Desa Tamansari menuju Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran.

Besarnya jumlah peserta aksi sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan. Namun, kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.
Aksi tersebut diikuti oleh Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Masyarakat Adat Pitu Ngetiyuh, Aliansi Masyarakat Pesawaran, Ormas LIPAN, LSM Maung, Laskar Lampung, unsur media, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat yang selama ini memperjuangkan hak atas tanah Tanjung Kemala.
Dalam pertemuan dengan pihak BPN Kabupaten Pesawaran, perwakilan masyarakat menyampaikan tuntutan agar tanah yang selama ini diperjuangkan segera diterbitkan sertifikat hak atas tanahnya.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara antara masyarakat Tanjung Kemala dan BPN Kabupaten Pesawaran.
Kesepakatan tersebut berkaitan dengan permohonan pendaftaran tanah oleh Masyarakat Adat Pitu Ngetiyuh dan masyarakat Desa Tamansari di atas lahan perkebunan karet bekas pengelolaan PTPN I Regional 7 yang berada di Desa Tamansari, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dengan luas mencapai 329 hektare.
Ketua Umum FMPB, Mursalin MS, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang dicapai setelah perjuangan yang berlangsung selama kurang lebih empat tahun.
“Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Perjuangan yang telah berjalan selama empat tahun akhirnya membuahkan hasil yang maksimal. Ini merupakan perjuangan dari rakyat untuk rakyat,” ujarnya.
Mursalin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang selama ini terus berjuang, menjaga kekompakan, serta memanjatkan doa hingga perjuangan tersebut membuahkan hasil.
Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung sehingga aksi dapat berjalan dengan aman, damai, dan terkendali.
Di akhir kegiatan, Mursalin mengimbau seluruh peserta untuk kembali ke rumah masing-masing dengan tertib dan tetap berhati-hati selama perjalanan.
Kabiro Pesawaran: Endarsyah






