Diduga Terjadi Penyerbuan di PT Belawan Indah, Puluhan Karyawan Dilaporkan Terluka

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELAWAN, berswarafakta.com Sejumlah orang dilaporkan mendatangi area PT Belawan Indah di Kampung Salam, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam insiden tersebut, puluhan karyawan disebut mengalami luka-luka akibat dugaan penganiayaan yang terjadi di lingkungan perusahaan.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari sejumlah sumber di lokasi, kelompok tersebut diduga datang untuk meminta sejumlah uang yang disebut sebagai “jatah bulanan”. Namun, informasi tersebut hingga kini masih dalam tahap pendalaman dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun pihak yang disebut terkait.

Situasi di area perusahaan dilaporkan sempat mencekam. Sejumlah pekerja mengaku menjadi korban pemukulan oleh sekelompok orang yang masuk ke dalam kawasan perusahaan. Selain itu, beredar informasi bahwa para terduga pelaku membawa senjata tajam serta benda yang diduga bom molotov. Namun, informasi tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

Tidak hanya itu, muncul pula informasi mengenai dugaan adanya seorang karyawan yang dibawa paksa saat peristiwa berlangsung. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas maupun kondisi pihak yang diduga menjadi korban, sehingga informasi tersebut masih dalam proses verifikasi.

Peristiwa ini menambah perhatian publik terhadap situasi keamanan di kawasan PT Belawan Indah. Sebelumnya, kawasan tersebut juga pernah dikaitkan dengan insiden bentrokan yang melibatkan kelompok tertentu. Namun, keterkaitan antara peristiwa sebelumnya dengan kejadian kali ini belum dapat dipastikan.
Hingga Kamis sore, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman atas informasi yang beredar. Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Effendi, belum memberikan keterangan resmi saat dihubungi. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, menyatakan pihaknya masih melakukan pengecekan dan menunggu laporan lengkap dari jajaran di lapangan.

Menanggapi peristiwa tersebut, pengacara nasional Dr. Darmawan Yusuf mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut apabila terbukti terjadi tindak pidana.

“Jika benar terdapat unsur penyerangan, penganiayaan, pemerasan maupun dugaan penculikan, maka seluruh pihak yang terlibat, termasuk pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik peristiwa ini, harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya

Menurut Darmawan, praktik premanisme yang mengatasnamakan organisasi atau kelompok tertentu tidak boleh dibiarkan berkembang karena dapat mengganggu rasa aman masyarakat serta iklim investasi dan dunia usaha.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik. Masyarakat menantikan langkah cepat, profesional, dan transparan dari aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.

Catatan Redaksi: Informasi dalam berita ini sebagian masih bersifat dugaan dan berdasarkan keterangan awal dari sumber di lapangan. Jurnalis tetap berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak terkait serta Redaksi akan memperbarui pemberitaan sesuai perkembangan hasil penyelidikan resmi aparat berwenang.

Berita Terkait

Tim Tekab 308 Presisi Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Diamankan
Warga Simpang Kalang Sari Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Peredaran Narkoba
Menimba Ilmu di Balik Jeruji, WBP Lapas Labuhan Ruku Antusias Ikuti UAS Kesetaraan
Demi Keselamatan Pelajar, Polsek Way Bungur Rutin Dampingi Penyeberangan Sungai Setiap Hari
Bupati Batu Bara dan Pansus PAD Temui Kementerian ATR/BPN Bahas Status Lahan PT Socfindo
ASPRUMNAS: Krisis Material Konstruksi Ancam Target 350 Ribu Rumah Tahun 2026, Desak Pemprovsu dan Otoritas Pelabuhan Bertindak Tegas
Ketua LPAI Lampung Timur Jenguk Balita Korban Siraman Santan Panas, Serahkan Bantuan dan Pastikan Hak Anak Terpenuhi
Diduga Galian C Ilegal di Pematang Seleng Resahkan Warga, Debu dan Jalan Rusak Dikeluhkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:59 WIB

Tim Tekab 308 Presisi Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:50 WIB

Warga Simpang Kalang Sari Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Peredaran Narkoba

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:37 WIB

Menimba Ilmu di Balik Jeruji, WBP Lapas Labuhan Ruku Antusias Ikuti UAS Kesetaraan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:16 WIB

Demi Keselamatan Pelajar, Polsek Way Bungur Rutin Dampingi Penyeberangan Sungai Setiap Hari

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:02 WIB

Bupati Batu Bara dan Pansus PAD Temui Kementerian ATR/BPN Bahas Status Lahan PT Socfindo

Berita Terbaru