Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur’an Ash-Shiddiyah Meriah, 53 Anak Ikuti Sunatan Massal dan Pengajian Akbar

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN, berswarafakta.com. Suasana penuh khidmat, haru, dan kebahagiaan menyelimuti Yayasan Pondok Pesantren Ash-Shiddiyah Ngudi Utomo, Kabupaten Pesawaran, dalam pelaksanaan Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur’an Wal Kutub yang digelar pada Minggu (15/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para santri dan santriwati tingkat Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan mereka. Acara juga dirangkaikan dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Sejak pagi hari, ratusan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara. Salah satu agenda yang mendapat perhatian besar adalah sunatan massal yang diikuti oleh 53 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Pesawaran.

Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus menjadi wujud kepedulian Pondok Pesantren Ash-Shiddiyah terhadap lingkungan sekitar.

Pelaksanaan sunatan massal didukung oleh tim medis dari STIKES Baitul Hikmah Bandar Lampung yang beralamat di Jalan Pancasila Sakti, Sumberejo, Kemiling. Dengan pelayanan yang profesional dan humanis, seluruh peserta dapat mengikuti proses khitan dengan aman dan nyaman.

Memasuki siang hari, suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan kreativitas santri dan santriwati. Beragam pertunjukan seni tari, atraksi karate, serta penampilan bernuansa islami berhasil memukau para tamu undangan dan wali santri yang hadir.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pesawaran, KH Ahmad Ulinuha. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pendidikan berbasis pesantren sebagai benteng moral dan akhlak generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Puncak kegiatan berlangsung khidmat melalui Pengajian Akbar yang menghadirkan penceramah nasional, Dr. KH Muslih, S.H.I., M.H.I., dari Way Bungur, Lampung Timur.

Dalam tausiyahnya, KH Muslih mengajak umat Islam untuk memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Ketua Pondok Pesantren Ash-Shiddiyah Ngudi Utomo, Ustadz M. Khotimul Umam, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni perpisahan bagi para santri, tetapi juga bentuk rasa syukur atas keberhasilan proses pendidikan yang telah dilaksanakan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap ilmu agama. Pondok Pesantren Ash-Shiddiyah juga membuka pendaftaran santri baru sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari itu berjalan dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan kepercayaan yang terus terjaga terhadap Pondok Pesantren Ash-Shiddiyah Ngudi Utomo sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen mencetak generasi Qurani, berakhlakul karimah, serta siap menjadi penerus bangsa di masa depan.

(Endarsyah/Kabiro Pesawaran)

Berita Terkait

Pemkab Batu Bara Tegaskan Komitmen Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji
Mediator sebagai Pilar Demokrasi Pancasila: Urgensi Undang-Undang Jabatan Mediator
RUSMADI RESMI TERPILIH SEBAGAI KETUA PAC PEMUDA PANCASILA KECAMATAN KUALA PESISIR
Saatnya Indonesia Bangkit dengan Kepemimpinan yang Berani dan Berintegritas
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Dandim 0208/AS Ajak Insan Pers, Lembaga, dan Tokoh Pemuda Jadi Corong Informasi Positif
“Perang Tidak Diberkati Tuhan”, Paus Leo XIV Serukan Gereja Hadir bagi Dunia yang Terluka
Jokowi Kunjungi Museum Transmigrasi di Desa Bagelen, Disambut Antusias Warga Pesawaran
Sambut 10 Muharram 1448 H, Yayasan Hajjah Hardini Muksalamina Gelar Santunan Anak Yatim dan Beri Penghargaan Santri Berprestasi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:31 WIB

Pemkab Batu Bara Tegaskan Komitmen Salurkan Insentif bagi Bilal Mayit, Penggali Kubur, dan Guru Mengaji

Senin, 13 Juli 2026 - 10:39 WIB

Mediator sebagai Pilar Demokrasi Pancasila: Urgensi Undang-Undang Jabatan Mediator

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:14 WIB

RUSMADI RESMI TERPILIH SEBAGAI KETUA PAC PEMUDA PANCASILA KECAMATAN KUALA PESISIR

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:48 WIB

Saatnya Indonesia Bangkit dengan Kepemimpinan yang Berani dan Berintegritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:20 WIB

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Dandim 0208/AS Ajak Insan Pers, Lembaga, dan Tokoh Pemuda Jadi Corong Informasi Positif

Berita Terbaru