Proyek Rp4 Miliar di Depan Pemda Pesawaran Disorot, Talut Rusak dan Debu Dikeluhkan Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, berswarafakta.com – Proyek pembangunan talut dan peningkatan jalan di jalur strategis depan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran hingga depan Kantor KPU Kabupaten Pesawaran menuai sorotan masyarakat. Proyek yang disebut menelan anggaran sekitar Rp4 miliar itu dinilai menimbulkan sejumlah persoalan, mulai dari kerusakan talut yang baru dibangun hingga debu tebal yang mengganggu pengguna jalan.jum at,29 Mei 2026.

Berdasarkan pantauan di lokasi pekerjaan, beberapa bagian talut yang masih dalam tahap pengerjaan terlihat mengalami kerusakan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat terkait kualitas pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
Warga menilai kerusakan yang muncul sebelum proyek selesai dan diserahterimakan seharusnya menjadi perhatian serius pihak terkait. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi pengawas segera melakukan evaluasi terhadap pekerjaan tersebut.

Selain persoalan kualitas konstruksi, dampak proyek terhadap keselamatan pengguna jalan juga menjadi keluhan utama masyarakat. Debu tebal yang beterbangan di sepanjang ruas jalan depan Pemda hingga Kantor KPU Pesawaran dinilai mengganggu jarak pandang pengendara, terutama pengendara roda dua.

Masyarakat mengaku kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Proyek ini menggunakan uang rakyat sehingga kualitas dan pengawasannya wajib dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujar salah seorang warga yang setiap hari melintasi lokasi proyek.

Hingga saat ini, warga menilai belum ada langkah maksimal dari pihak pelaksana proyek untuk mengendalikan debu di sepanjang lokasi pekerjaan. Kondisi tersebut memunculkan kesan bahwa aspek keselamatan masyarakat belum menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan proyek.

Ruas jalan yang sedang dikerjakan diketahui merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Pesawaran. Setiap hari, jalur tersebut dilintasi kendaraan pengangkut hasil pertanian, perkebunan, perdagangan, dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Sejumlah warga juga mempertanyakan peran konsultan pengawas dan pihak terkait dalam memastikan mutu pekerjaan tetap sesuai spesifikasi teknis. Mereka meminta adanya pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas material, volume pekerjaan, dan pelaksanaan proyek di lapangan.

Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pemerintah Kabupaten Pesawaran, serta Pemerintah Provinsi Lampung untuk turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan kepentingan publik.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana belum memberikan klarifikasi resmi terkait berbagai keluhan dan temuan di lapangan. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk memperoleh keterangan yang berimbang.

Kabiro Pesawaran : Endarsyah

Berita Terkait

Mengurai Inefisiensi BUMN dan Rekomendasi Kepemimpinan PT KIT Batang: Reorientasi Tata Kelola Menuju BUMN Pro-Rakyat dan Mandiri Fiskal
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS
Ribuan Warga Padati Lapangan Sukajaya Lempasing, Maulid Nabi Berlangsung Meriah
Warga Apresiasi Perbaikan Jalan Rajabasa Lama oleh CSR PT GGP PG4
BBM LANGKA, ANTREAN SPBU DI SITUBONDO MELUBER KE JALAN RAYA
PERNYATAAN SIKAP FORUM MASYARAKAT PESAWARAN BERSATU (FMPB)
Bupati Batu Bara Buka Festival Hadroh, Dorong Pelajar Lestarikan Seni Islami
Erupsi Gunung Anak Krakatau, M. Nasir(Ketua DPD Nasdem) Pesawaran Imbau Masyarakat Lampung Waspadai Hujan Abu Vulkanik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:30 WIB

Mengurai Inefisiensi BUMN dan Rekomendasi Kepemimpinan PT KIT Batang: Reorientasi Tata Kelola Menuju BUMN Pro-Rakyat dan Mandiri Fiskal

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS

Sabtu, 12 September 2026 - 15:30 WIB

Ribuan Warga Padati Lapangan Sukajaya Lempasing, Maulid Nabi Berlangsung Meriah

Jumat, 11 September 2026 - 14:24 WIB

Warga Apresiasi Perbaikan Jalan Rajabasa Lama oleh CSR PT GGP PG4

Rabu, 9 September 2026 - 09:15 WIB

BBM LANGKA, ANTREAN SPBU DI SITUBONDO MELUBER KE JALAN RAYA

Berita Terbaru

Politik & pemerintahan

Wakil Bupati Batu Bara Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:21 WIB