Tahanan KPLP Kelas II Labuhan Ruku Meninggal Dunia, Keluarga Desak Dilakukan Otopsi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara – Seorang warga binaan di KPLP Kelas II Labuhan Ruku, Kabupaten Batu Bara, dilaporkan meninggal dunia dengan kondisi tubuh mengalami luka memar dan lebam pada bagian punggung. Peristiwa ini menimbulkan duka sekaligus tanda tanya besar bagi pihak keluarga, yang menduga adanya dugaan penganiayaan di dalam lembaga pemasyarakatan tersebut.Sabtu,23 Mei 2026.

Istri almarhum, Perangin-angin, mengungkapkan bahwa malam sebelum suaminya meninggal dunia, keduanya sempat melakukan percakapan melalui video call. Dalam percakapan tersebut, korban meminta uang sebesar Rp2.500.000 dengan alasan merasa takut karena berada dalam satu kamar dengan seseorang yang disebut sebagai musuh lamanya saat masih berada di luar lapas.

“Dia bilang takut karena satu kamar dengan musuhnya. Katanya uang itu untuk diberikan kepada tahanan tersebut supaya dia aman dan tidak diganggu. Karena khawatir terjadi sesuatu, saya langsung mengirim uang itu,” ujar Perangin-angin kepada awak media.

Namun, keesokan harinya pihak keluarga justru menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia. Keluarga mengaku semakin terpukul setelah melihat kondisi jenazah yang disebut mengalami sejumlah luka memar.

Selain itu, keluarga juga mengaku dimintai sejumlah uang saat menjemput jenazah di Puskesmas Talawi dengan alasan biaya penanganan medis.

“Ketika kami menjemput jenazah di Puskesmas Talawi, kami masih diminta biaya oleh pihak lapas. Padahal suami saya sudah meninggal dunia,” kata Perangin-angin.

Saat dikonfirmasi awak media terkait peristiwa tersebut, pihak KTU KPLP Kelas II Labuhan Ruku disebut belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab kematian korban. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait kondisi korban maupun hasil pemeriksaan medis.

Pihak keluarga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara transparan, termasuk melakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Mereka juga meminta dugaan pungutan liar serta aliran dana yang diminta korban sebelum meninggal dapat ditelusuri.

Sementara itu, pihak Polres Batu Bara melalui humas menyatakan masih melakukan pengecekan informasi sebelum memberikan keterangan resmi lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan menambah sorotan terhadap sistem keamanan serta pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan. Keluarga berharap ada kejelasan hukum dan pertanggungjawaban dari pihak terkait demi memperoleh keadilan bagi almarhum.

(Ferdinan.p. Nainggolan)

Berita Terkait

Musabaqah Dai dan Daiyah I Kabupaten Batu Bara Resmi Dibuka Siapkan Generasi Dakwah Menuju Batu Bara Bahagia
Kapolres Lampung Timur Pimpin Sertijab Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Sekampung Udik
Pemkab Batu Bara Resmi Buka Pemusatan Diklat Paskibraka 2026, Cetak Generasi Berkarakter Pancasila
Antusias! Ratusan Siswa SD Ramaikan Seleksi Polisi Cilik Polres Lampung Timur Tahun 2026
Warga Sei Kasih Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Kampung Nilon Makin Terang-terangan, Polisi Belum Beri Penjelasan
Rapat Kerja Sekretariat DPC PKB Pesawaran Bahas Penguatan Sistem Kerja Berbasis AI dan Media Sosial
KBPP Polri Perkuat Dukungan Transformasi Digital Polri, SIGER Lampung Presisi Diperkenalkan di Forum Nasional
Pastikan Personel Bersih dari Narkoba, Batalyon C Pelopor Gelar Tes Urine Mendadak
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Musabaqah Dai dan Daiyah I Kabupaten Batu Bara Resmi Dibuka Siapkan Generasi Dakwah Menuju Batu Bara Bahagia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Kapolres Lampung Timur Pimpin Sertijab Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Sekampung Udik

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:15 WIB

Antusias! Ratusan Siswa SD Ramaikan Seleksi Polisi Cilik Polres Lampung Timur Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:32 WIB

Warga Sei Kasih Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Kampung Nilon Makin Terang-terangan, Polisi Belum Beri Penjelasan

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:08 WIB

Rapat Kerja Sekretariat DPC PKB Pesawaran Bahas Penguatan Sistem Kerja Berbasis AI dan Media Sosial

Berita Terbaru