LAMPUNG TIMUR, BerswaraFakta.Com-Kodim 0429/Lampung Timur melalui jajaran Koramil dan Babinsa kembali mengawal pendistribusian bantuan pangan dari Perum Bulog kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Pendampingan dilakukan mulai dari gudang Bulog, titik penurunan bantuan, hingga penyerahan langsung kepada masyarakat di balai desa. Pengawalan tersebut bertujuan memastikan bantuan disalurkan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran tanpa adanya pungutan liar maupun penyimpangan.
Komandan Kodim 0429/Lamtim, Letkol Inf Danang Setiaji, mengatakan keterlibatan TNI AD dalam pendistribusian bantuan pangan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

“Peran kami memastikan proses distribusi berjalan tertib, aman, dan lancar. Babinsa hadir bersama instansi terkait untuk mengawal agar tidak ada masyarakat yang terlewat atau dirugikan,” ujar Dandim, Selasa (19/5/2026).
Di setiap titik distribusi, personel Koramil turut bersinergi dengan aparat desa, Bhabinkamtibmas, dan petugas Bulog. Sebelum penyaluran dilakukan, Babinsa bersama perangkat desa juga melaksanakan verifikasi ulang data penerima berdasarkan Daftar Penerima Bantuan Pangan (DPBP) yang diterbitkan Kementerian Sosial.
Menurut Letkol Danang, kegiatan tersebut sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga distribusi yang adil. Di sinilah TNI hadir untuk memastikan tidak ada warga yang terlewatkan dari haknya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh Babinsa agar tetap menjaga sikap humanis dan profesional selama mendampingi proses penyaluran bantuan di wilayah binaan masing-masing.
“Kehadiran Babinsa di wilayah binaan bukan sebagai tamu, tetapi menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri. Rakyat membutuhkan Babinsa sebagai saudara, pelindung, sekaligus pengayom,” pesannya.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Lampung Timur mencapai 17.585 keluarga. Bantuan yang disalurkan berupa 357.130 kilogram beras dan 714.340 liter minyak goreng.
Karena penyaluran dilakukan secara rapel untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret, setiap KPM menerima 20 kilogram beras serta dua kantong minyak goreng.
(Darwin Efendi)






