Batu Bara | Berswarafakta.com – pemerintah Kabupaten Batu Bara mulai mempercepat pembangunan penerangan jalan umum (PJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, secara resmi membuka Kick Off Meeting Proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (21/5/2026).
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPPI) Kementerian Keuangan RI, Direktur PT PII (Persero), serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara.
Kick Off Meeting KPBU APJ Kabupaten Batu Bara dilaksanakan berdasarkan persetujuan Project Development Facility (PDF) dari Menteri Keuangan Republik Indonesia tertanggal 3 Maret 2026. Tahapan itu kemudian dilanjutkan dengan kesepakatan induk antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama Kementerian Keuangan RI dan perjanjian pelaksanaan PDF dengan PT PII (Persero).
Dalam rapat tersebut dibahas evaluasi penyebaran alat penerangan jalan (APJ) yang dinilai masih belum optimal di sejumlah wilayah Kabupaten Batu Bara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Batu Bara menegaskan agar alokasi pemasangan APJ diprioritaskan pada ruas jalan protokol kabupaten yang padat aktivitas masyarakat.
“Saya ingin penerangan jalan yang dibangun harus lebih banyak atau lebih diprioritaskan pada jalan-jalan protokol kabupaten. Karena pada jalan tersebut lebih banyak perumahan masyarakatnya,” ujar Syafrizal.
Menurutnya, penerangan jalan yang maksimal akan memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat, khususnya terhadap keamanan, keselamatan pengendara, hingga mendukung aktivitas ekonomi warga pada malam hari.
Sementara itu, Kepala Divisi Inisiasi Bisnis PT PII, Hermawan, menjelaskan bahwa Kabupaten Batu Bara sangat membutuhkan sistem penerangan jalan yang optimal. Hal itu didukung keberadaan kawasan industri, proyek strategis nasional, serta basis ekonomi multisektoral seperti industri, pertanian, perikanan, perdagangan, dan transportasi.
Menurut Hermawan, keberadaan APJ akan membantu mendukung aktivitas industri dan logistik, menekan angka kecelakaan lalu lintas, hingga mengurangi potensi kriminalitas pada malam hari.
“Untuk menjadikan Kabupaten Batu Bara yang terang dibutuhkan 6.152 titik lampu yang menerangi jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten,” ungkap Hermawan.
Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap proyek KPBU APJ ini dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
(Ferdinand Nainggolan)






