Tragedi Parit di Secanggang: 1 Balita Tewas, 1 Kritis Usai Tenggelam Saat Bermain

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian Polsek Secanggang melakukan pengecekan lokasi kejadian di parit belakang rumah warga di Desa Telaga Jernih, Secanggang, Langkat, usai peristiwa tenggelamnya dua balita yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

Petugas kepolisian Polsek Secanggang melakukan pengecekan lokasi kejadian di parit belakang rumah warga di Desa Telaga Jernih, Secanggang, Langkat, usai peristiwa tenggelamnya dua balita yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

LANGKAT, BerswaraFakta.com – Peristiwa tragis terjadi di Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, pada Kamis (21/5/2026). Dua balita dilaporkan tenggelam di parit belakang rumah saat sedang bermain, menyebabkan satu anak meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Miftahul Qalbi (4,5 tahun), warga Dusun Blok K Desa Telaga Jernih. Sementara korban lainnya, Fardan (4 tahun), masih menjalani perawatan intensif di RSU Putri Bidadari, Stabat, akibat kondisi yang cukup parah.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB saat kedua korban bersama seorang teman sebaya mereka bermain di sekitar lingkungan rumah. Diduga tanpa pengawasan orang tua, keduanya kemudian terjatuh ke dalam parit yang berada di belakang permukiman warga.

Seorang saksi anak lainnya langsung berteriak meminta pertolongan setelah melihat kedua korban tenggelam. Warga yang mendengar teriakan tersebut segera menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi kedua balita dari dalam air. Namun, nyawa Miftahul Qalbi tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Respons Kepolisian

Kapolsek Secanggang, AKP Pamilu H. Hutagaol, S.H., M.H., bersama personel segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi, serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban yang tengah berduka.

Selain itu, Kapolsek juga langsung menjenguk korban Fardan di RSU Putri Bidadari, Stabat, untuk memastikan penanganan medis berjalan maksimal.

Imbauan kepada Orang Tua

Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di luar rumah.

“Kami mengimbau orang tua agar lebih waspada dan tidak membiarkan anak bermain di area berbahaya seperti parit atau sungai tanpa pengawasan,” ujar Kapolsek.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar lebih aman bagi anak-anak demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(Warianto)

Berita Terkait

Pisah Sambut Kapolres Nagan Raya, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Terima Tongkat Komando
Polres Simalungun Cek Lokasi Usaha Pijat Refleksi Terkait Informasi Dugaan Judi Tembak Ikan
Diduga Galian C Ilegal Beroperasi di Dusun Gariang, Excavator Disinyalir Gunakan Solar Subsidi
Dugaan Excavator Galian C Gunung Maria Gunakan BBM Bersubsidi, Kanit Pidsus: “Segera Kami Cek”
Sengketa Tanah Durin Jangak, Warga Minta Dokumen dan Objek Tanah Diverifikasi Bersama
Penasihat Hukum Bantah M. Ikbaluddin Lakukan Pemerasan, Sebut Ada Dugaan Jebakan
Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai
PERNYATAAN SIKAP FORUM MASYARAKAT PESAWARAN BERSATU (FMPB)
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:43 WIB

Pisah Sambut Kapolres Nagan Raya, AKBP Muhammad Taufiq Resmi Terima Tongkat Komando

Senin, 14 September 2026 - 13:13 WIB

Diduga Galian C Ilegal Beroperasi di Dusun Gariang, Excavator Disinyalir Gunakan Solar Subsidi

Jumat, 11 September 2026 - 23:43 WIB

Dugaan Excavator Galian C Gunung Maria Gunakan BBM Bersubsidi, Kanit Pidsus: “Segera Kami Cek”

Selasa, 8 September 2026 - 20:18 WIB

Sengketa Tanah Durin Jangak, Warga Minta Dokumen dan Objek Tanah Diverifikasi Bersama

Senin, 7 September 2026 - 23:02 WIB

Penasihat Hukum Bantah M. Ikbaluddin Lakukan Pemerasan, Sebut Ada Dugaan Jebakan

Berita Terbaru