Jalan Raya Kedondong Depan Pemda Pesawaran Diduga Bermasalah, Warga Minta Audit Menyeluruh

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, Berswarafakta.com –
Proyek pembangunan jalan dan talut di Jalan Raya Kedondong, tepat di depan Kompleks Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran, menjadi sorotan masyarakat.Kamis, 28 Mei 2026.

Proyek yang disebut memiliki nilai anggaran kurang lebih Rp4 miliar tersebut kini menuai berbagai pertanyaan publik setelah muncul kerusakan pada sebagian talut saat pekerjaan masih berlangsung.

Temuan di lapangan memunculkan dugaan dan spekulasi di tengah masyarakat terkait kualitas pekerjaan yang dilaksanakan. Warga mempertanyakan apakah proyek tersebut telah dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak yang berlaku.

Pasalnya, kerusakan pada sebagian bangunan talut terlihat ketika proyek belum sepenuhnya selesai dikerjakan.
Selain itu, kondisi jalan yang dipenuhi debu akibat aktivitas proyek juga dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan. Debu tebal yang beterbangan setiap hari dinilai mengganggu jarak pandang pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.

“Setiap hari kami melintas di sini. Debunya sangat mengganggu dan kondisi proyek juga terlihat belum maksimal. Kami berharap pemerintah segera turun langsung melakukan pemeriksaan,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat menilai proyek yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar harus dilaksanakan secara transparan, profesional, dan mengutamakan kualitas pekerjaan.

Oleh karena itu, munculnya kerusakan pada sebagian talut membuat publik meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut.
Jalan Raya Kedondong sendiri merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat serta jalur distribusi hasil pertanian

dan perkebunan dari sejumlah wilayah di Kabupaten Pesawaran. Kondisi proyek yang berlarut-larut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat yang setiap hari memanfaatkan jalur tersebut.

Sejumlah warga mendesak Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Provinsi Lampung, inspektorat, serta instansi teknis terkait untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan lapangan secara terbuka guna memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Masyarakat menegaskan bahwa dugaan yang berkembang saat ini harus dijawab melalui pemeriksaan profesional dan transparan. Jika hasil audit nantinya menunjukkan pekerjaan telah sesuai spesifikasi dan ketentuan kontrak, maka hal tersebut dapat menjawab keraguan publik.

Namun apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian, masyarakat meminta agar dilakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu respons dan langkah nyata dari pihak terkait. Publik berharap proyek yang menggunakan uang rakyat tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan di Kabupaten Pesawaran.

(Endarsyah)

 

Berita Terkait

Ciptakan Lingkungan Bersih dan Asri, Bupati Baharuddin Pimpin Gotong Royong di Tanjung Tiram
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi, Bupati Batu Bara Hadiri Rakor Bersama KPK dan Kemendagri
Data Penerima Bantuan Beras di Desa Sukaraja Dipersoalkan, Ada Dugaan Penerima Ganda
Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumatera Utara 2026
Bupati Batu Bara Siapkan Pengembangan Komoditas Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam
Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS
Diduga Galian C Ilegal Beroperasi di Dusun Gariang, Excavator Disinyalir Gunakan Solar Subsidi
Bupati Batu Bara Apresiasi Pelantikan PD Al-Washliyah, Serukan Jaga Akidah dan Moral di Era AI
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:12 WIB

Ciptakan Lingkungan Bersih dan Asri, Bupati Baharuddin Pimpin Gotong Royong di Tanjung Tiram

Kamis, 17 September 2026 - 19:25 WIB

Data Penerima Bantuan Beras di Desa Sukaraja Dipersoalkan, Ada Dugaan Penerima Ganda

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Bupati Batu Bara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumatera Utara 2026

Kamis, 17 September 2026 - 13:15 WIB

Bupati Batu Bara Siapkan Pengembangan Komoditas Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Pengairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS

Berita Terbaru