BATU BARA. Berswarafakta.com
Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara bergerak cepat melakukan asesmen dan pendataan dampak banjir yang merendam pemukiman warga di Desa Sukarejo, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan luapan air dan merendam sedikitnya 53 rumah warga. Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, TAGANA bersama Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara melakukan pemantauan langsung di lokasi, pendataan warga terdampak, serta asesmen kebutuhan darurat masyarakat.
Selain itu, laporan resmi juga telah disampaikan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Batu Bara sebagai dasar penanganan lanjutan.
Ketua tim asesmen TAGANA menyampaikan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi warga terdampak serta melakukan pendataan secara akurat untuk mendukung proses penanganan.
“Prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi warga terdampak, melakukan pendataan secara akurat, dan menyiapkan langkah penanganan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan,” demikian keterangan dalam laporan resmi TAGANA.
Penanganan di lapangan juga melibatkan unsur pemerintah daerah, di antaranya BPBD Kabupaten Batu Bara, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pihak terkait lainnya.
Langkah yang telah dilakukan meliputi koordinasi lintas sektor, asesmen lokasi terdampak, serta pelaporan berjenjang untuk percepatan penanganan dan bantuan bagi warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi yang berpotensi meningkat akibat perubahan cuaca ekstrem. Hingga saat ini, proses pendataan dan koordinasi penanganan masih terus berlangsung.
(Ferdinand Nainggolan)






