LANGKAT. Berswarafakta.com Peringatan peristiwa bersejarah Brandan Bumi Hangus ke-79 digelar secara khidmat pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Lapangan Bola Kaki Petrolia Pertamina, Jalan Wahidin No. 1, Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut mengusung tema “Dari Berandan untuk Negeri: Menjaga Kedaulatan, Membangun Peradaban.” Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan masyarakat Pangkalan Brandan dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, S.H., Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-Angin, Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K., perwakilan Dandim 0203 Langkat, perwakilan Danyon Marinir 8, serta Kepala BNN Kabupaten Langkat Karno Adhi Swasono, S.T., M.Si.
Hadir pula unsur pimpinan instansi vertikal, pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat. Acara diawali dengan penerimaan pawai karnaval perjuangan, kemudian dilanjutkan dengan upacara nasional, penyampaian laporan dan sambutan pejabat, penyerahan bingkisan, pembacaan doa, serta penampilan drama kolosal yang menggambarkan perjuangan masyarakat pada masa lalu.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba napak tilas dan karnaval.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNNK Langkat Karno Adhi Swasono menyampaikan bahwa peringatan Brandan Bumi Hangus bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang sejarah dan menghormati jasa para pejuang kemerdekaan.
“Memperingati Brandan Bumi Hangus ini, kita dapat mengenang sejarah sekaligus menghormati para pejuang kemerdekaan,” ujar Karno.
Peringatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan dan meningkatkan semangat nasionalisme, patriotisme, serta rasa cinta tanah air, khususnya di kalangan generasi penerus.
Selain mengenang jasa para pahlawan dan masyarakat Pangkalan Brandan yang telah berkorban demi mempertahankan kemerdekaan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan nilai-nilai sejarah Brandan Bumi Hangus, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta mendorong semangat masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah dan peradaban yang lebih baik.
Peringatan Brandan Bumi Hangus ke-79 Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan serta memperteguh komitmen dalam mempertahankan keutuhan NKRI.
(Warianto)






