1.955 Siswa Dikmata Infanteri Rindam I/BB Resmi Jadi Prajurit, KSAD Tekankan Peran Yon TP

Kamis, 10 September 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMUT. Pematangsiantar. BerswaraFakta.com  Sebanyak 1.955 siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada). Pelantikan dipimpin Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayjen TNI Hendy Antariksa, dalam upacara penutupan pendidikan di Lapangan Jenderal Soedirman, Markas Komando Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) I/BB, Rabu (9/9/2026).

Upacara berlangsung khidmat. Kedatangan Pangdam I/BB disambut Regu Jajar Kehormatan dan laporan Komandan Rindam I/BB, Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan, pelantikan dan pengucapan sumpah prajurit. Sejumlah siswa berprestasi juga menerima medali dan ijazah sebagai bentuk penghargaan atas capaian selama menjalani pendidikan.

KSAD: Prajurit AD Tak Hanya Dituntut Mampu Bertempur

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Pangdam I/BB, sebanyak 19.114 mantan siswa Dikmata di seluruh jajaran TNI AD disebut telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

KSAD menegaskan, transformasi TNI AD saat ini tidak semata-mata diarahkan untuk memperkuat kemampuan tempur. Prajurit juga dipersiapkan untuk mengambil peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional.

Salah satu bentuknya adalah penguatan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).

“Prajurit TNI AD kini dituntut tidak hanya handal dalam operasi militer, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak percepatan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah tertinggal. Kepercayaan negara ini harus diemban dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan amanah.”

Pesan tersebut menjadi penekanan penting bagi para prajurit yang baru dilantik. Mereka tidak hanya dipersiapkan sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah penugasan.

Pelantikan Jadi Awal Pengabdian

Setelah menyelesaikan pendidikan selama kurang lebih dua bulan, para Tamtama Remaja dihadapkan pada tahap pengabdian yang sesungguhnya.

Pangdam I/BB mengingatkan agar seluruh pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan yang telah diperoleh selama pendidikan menjadi fondasi untuk terus belajar, menjaga disiplin, serta memegang teguh kehormatan korps.

“Jaga nama baik satuan dan berikan kemampuan terbaik kalian dalam setiap penugasan. Jadilah prajurit yang dicintai masyarakat dan menjadi kebanggaan bangsa,” pesan Pangdam I/BB.

 

Menurutnya, status sebagai prajurit bukan sekadar perubahan seragam dan pangkat. Di baliknya terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan TNI AD sekaligus menjalankan tugas negara dengan penuh integritas.

Tampilkan Kemampuan Bela Diri dan Taktik Infanteri

Usai upacara, para Tamtama Remaja menunjukkan kemampuan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan melalui demonstrasi bela diri dan taktik infanteri.

Aksi tersebut menjadi gambaran kesiapan fisik, mental, serta keterampilan dasar keprajuritan yang telah mereka tempuh selama masa pendidikan.

Acara turut dihadiri Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Danrem 022/PT, para pejabat utama Kodam I/BB, serta unsur Forkopimda dari Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Batu Bara, dan Kabupaten Toba.

Dengan dilantiknya 1.955 prajurit baru, TNI AD menambah kekuatan personel di wilayah Sumatera Utara. Mereka selanjutnya akan menjalankan tugas sesuai penempatan masing-masing, dengan tanggung jawab utama mempertahankan kedaulatan negara sekaligus membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

(Warianto)

Berita Terkait

GNTP Sambut Suahasil Nazara: Saatnya Penyegaran Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat
Tradisi Korps dan Sertijab Dandim 0201/Medan Berlangsung Khidmat, Pangdam I/BB Titipkan Pesan Strategis
Mabes TNI Gelar Sosialisasi Pencegahan Karhutla di 22 Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas
GNTP Ajukan Permohonan Resmi kepada BGN untuk Dilibatkan dalam Monitoring dan Pengawasan Program MBG
Kapolri Rotasi 424 Pati dan Pamen, Irjen Roycke Langie Jadi Astamaops
RUU Perampasan Aset Dinilai Perlu Dipercepat, BNP-Aset Diusulkan sebagai Penguatan Tata Kelola
GNTP Dorong Pemerintah Perkuat Transparansi dan Evaluasi Kesejahteraan Pejabat Publik
GNTP Ucapkan Selamat dan Sukses Muktamar NU ke-35, Berharap Lahir Kepengurusan yang Mandiri dan Bersih
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

GNTP Sambut Suahasil Nazara: Saatnya Penyegaran Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 18:10 WIB

Tradisi Korps dan Sertijab Dandim 0201/Medan Berlangsung Khidmat, Pangdam I/BB Titipkan Pesan Strategis

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Mabes TNI Gelar Sosialisasi Pencegahan Karhutla di 22 Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas

Kamis, 10 September 2026 - 09:42 WIB

1.955 Siswa Dikmata Infanteri Rindam I/BB Resmi Jadi Prajurit, KSAD Tekankan Peran Yon TP

Sabtu, 5 September 2026 - 09:43 WIB

GNTP Ajukan Permohonan Resmi kepada BGN untuk Dilibatkan dalam Monitoring dan Pengawasan Program MBG

Berita Terbaru

Politik & pemerintahan

Wabup Batu Bara Hadiri Paripurna Pendapat Akhir Fraksi terhadap KUPA-PPAS

Senin, 14 Sep 2026 - 22:19 WIB