Lampung Timur,berswarafakta.com-Kodim Kodim 0429/Lamtim bersama unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Timur melakukan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap V dan VI yang berlokasi di Dusun V, Desa Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara, Jumat (5/6/2026).
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur wilayah yang dilaksanakan TNI Angkatan Darat di bawah koordinasi wilayah Kodam Kodam XXI/Radin Inten dan Korem Korem 043/Garuda Hitam, guna mendukung konektivitas antarwilayah dan peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Dandim Letkol Inf Danang Setiaji, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, serta Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur Joko Saptono, bersama unsur Forkopimcam Raman Utara dan perangkat desa setempat.
Jembatan yang dibangun tersebut merupakan akses utama penghubung antara Desa Rantau Fajar dan Desa Desa Rejo Binangun. Infrastruktur ini diketahui telah digunakan masyarakat selama kurang lebih 44 tahun sejak dibangun pada sekitar 1982, dan kini kondisinya dinilai sudah tidak layak serta membahayakan keselamatan pengguna.
Seorang tokoh masyarakat setempat, Kasno (79), menyebutkan bahwa kondisi jembatan telah mengalami kerusakan cukup parah dengan sejumlah bagian papan yang lapuk akibat usia bangunan yang sudah sangat tua.
Dalam keterangannya, pihak Kodim 0429/Lamtim menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan kelanjutan dari beberapa titik pembangunan sebelumnya di wilayah Lampung Timur. Program ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta memangkas jarak tempuh masyarakat dari sekitar 9 kilometer menjadi 4–5 kilometer.
Selain kegiatan groundbreaking,
Forkopimda juga menyalurkan bantuan sosial berupa 20 paket sembako kepada warga setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.
Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI AD dalam pembangunan infrastruktur desa yang dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan akses dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pekerjaan jembatan ini ditargetkan selesai sebelum Agustus 2026 dengan harapan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar secara aman dan berkelanjutan.
(Darwin Efendi)






