JAKARTA. BerswaraFakta.com. Upaya mempercepat penyaluran bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mulai menunjukkan perkembangan positif. Forum Masyarakat Korban Bencana Banjir (FMKBB) Kabupaten Langkat melakukan koordinasi strategis dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) pada Jumat (24/7/2026).
Audiensi tersebut dihadiri oleh perwakilan FMKBB, yakni Said Abdullah dan Dodi Wijaya. Keduanya didampingi Rusli, yang bertindak sebagai penghubung antar-lembaga berdasarkan surat tugas dari H. Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Rombongan diterima langsung oleh Masryani Mansyur, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos RI, bersama jajaran terkait. Pertemuan membahas berbagai kendala dalam proses distribusi bantuan sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret guna mempercepat realisasi bantuan kepada masyarakat terdampak.
Tiga Fokus Bantuan
Dalam pertemuan tersebut, pihak Kemensos menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan berjalan sesuai mekanisme verifikasi data dan ketentuan pemerintah yang berlaku. Terdapat tiga jenis bantuan yang menjadi prioritas, yaitu:
- Jaminan Hidup (Jadup) untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana.
- Stimulan Pemulihan Ekonomi sebagai dukungan modal guna mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat.
- Bantuan Isi Hunian untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan rumah tangga pascabencana.
“Bantuan akan diproses secara bertahap berdasarkan hasil pendataan yang valid. Kami memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran,” ujar perwakilan Kemensos.
Bangun Jembatan Komunikasi
Dalam kesempatan itu, Rusli menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, tugas pendampingan yang diemban bertujuan membangun komunikasi yang efektif antara FMKBB dengan kementerian maupun lembaga terkait.
Melalui koordinasi tersebut, aspirasi masyarakat korban banjir di Kabupaten Langkat diharapkan dapat tersampaikan melalui jalur resmi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks
Menanggapi berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat, Said Abdullah mengimbau seluruh korban banjir di Langkat agar tetap tenang, sabar, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengajak seluruh saudara-saudara kita di Langkat untuk menjaga persatuan. Mari kita kawal proses ini melalui jalur komunikasi yang resmi dan konstruktif. Jangan biarkan perpecahan menghambat upaya pemulihan kita bersama,” tegasnya.
Apresiasi untuk Kemensos
FMKBB Kabupaten Langkat juga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI, khususnya kepada Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana, Masryani Mansyur, beserta jajaran yang telah menerima audiensi dan membuka ruang dialog secara terbuka.
FMKBB berharap pertemuan tersebut menjadi momentum positif untuk mempercepat proses birokrasi sehingga bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban psikologis maupun ekonomi para korban banjir di Kabupaten Langkat.
(Warianto)






