PESAWARAN. Berswarafakta.com Wakil Bupati Pesawaran menghadiri Diskusi Publik yang digelar Rembuk Pemuda Lampung dengan tema “Ruang Pemuda Pesawaran: Pesawaran Berdiskusi, Saatnya Pemuda Peduli” di Namu In Cafe, Sabtu (12/9/2026).
Forum tersebut menjadi ruang dialog bagi generasi muda Pesawaran untuk bertukar gagasan, menyampaikan aspirasi, sekaligus membangun kolaborasi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesawaran menegaskan bahwa pemuda harus mengambil posisi sebagai pelaku utama pembangunan, bukan sekadar menjadi penonton.
“Anak-anak muda Pesawaran harus menjadi pemain dalam pembangunan Pesawaran, bukan hanya menjadi penonton. Pemuda harus menjadi subjek pembangunan yang memiliki gagasan, kreativitas, dan keberanian untuk mengambil peran dalam memajukan daerah,” ujarnya.
Ia mendorong pemuda agar mampu melihat berbagai potensi lokal sebagai peluang untuk menciptakan kemandirian ekonomi. Menurutnya, Pesawaran memiliki potensi besar di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, pertanian, serta berbagai sektor lainnya yang dapat dikembangkan oleh generasi muda.
“Pemuda jangan hanya sibuk mencari pekerjaan, tetapi harus mampu menciptakan peluang. Banyak potensi yang dimiliki Pesawaran yang dapat dikembangkan menjadi peluang untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda,” katanya.
Selain kompetensi dan keterampilan, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun karakter. Integritas, tanggung jawab, kejujuran, dan semangat pantang menyerah dinilai menjadi modal penting bagi pemuda dalam menghadapi tantangan zaman.
Pemkab Pesawaran, lanjutnya, berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan generasi muda. Pemuda diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam merancang sekaligus mengawal pembangunan daerah.
“Pemuda Pesawaran harus menjadi mitra pemerintah daerah dalam membangun Pesawaran. Kritik tentu diperlukan sebagai bentuk kepedulian, tetapi kritik harus disertai dengan masukan dan solusi agar dapat menjadi energi positif bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Perempuan dan Pemuda Punya Peran Strategis
Diskusi publik tersebut juga menghadirkan Ketua TP PKK Pesawaran Cindy Aria sebagai narasumber dengan materi “Perempuan, Pemuda, dan Masa Depan Daerah: Duduk Bersama, Bertukar Cerita, Membangun Daerah Bersama.”
Cindy menilai pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan dan pemuda.
Menurutnya, pemuda bukan sekadar penerima masa depan, tetapi memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah.
“Pemuda bukan hanya penerima masa depan, tetapi pemilik masa depan daerah. Karena itu, penting bagi kita untuk mendengar cerita, gagasan, dan harapan anak muda dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pembangunan. Menurut Cindy, perubahan besar dapat dimulai dari keluarga melalui pendidikan nilai, keteladanan, serta kepedulian sosial.
“Ketika kita berbicara tentang perempuan, sebenarnya kita sedang berbicara tentang masa depan keluarga dan generasi berikutnya. Dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi yang memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.
Kepada generasi muda, Cindy berpesan agar tidak takut memiliki mimpi besar dan tidak merasa terbatas karena berasal dari daerah.
Ia mendorong pemuda untuk terus belajar, berinovasi, membangun usaha, menciptakan kegiatan sosial, mengembangkan komunitas, serta menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Membangun daerah tidak harus menunggu menjadi pejabat. Ketika pemuda menciptakan usaha, membuat kegiatan sosial, membangun komunitas, menghasilkan karya positif, atau memperkenalkan daerah melalui kreativitasnya, itu semua merupakan bentuk pembangunan,” tuturnya.
Cindy juga mengajak pemuda dan perempuan untuk saling mendukung dalam menciptakan perubahan.
“Daerah ini bukan milik satu kelompok, tetapi milik kita semua. Karena itu, mari saling menguatkan. Perempuan berdaya, pemuda bergerak, keluarga kuat, dan daerah maju dapat dimulai dari langkah kecil yang kita lakukan hari ini,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran M. Nasir, S.I.Kom., MM, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran sekaligus Ketua PD TIDAR Provinsi Lampung Muhammad Rinaldi Alzier, BA., MBA, Ketua KAHMI Pesawaran Dedi Satria, S.H., Koordinator Wilayah Rembuk Pemuda Lampung Alvin Rahmat Dani, Tokoh Pemuda Pesawaran Alfan Rois, serta para ketua organisasi kepemudaan dan tokoh pemuda Pesawaran.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan generasi muda untuk mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing.
(Radin)






