CEO HEY Jelaskan Latar Belakang Penggunaan Nama “Habibie” pada Lembaga Pendidikan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, berswarafakta.com – CEO (HEY), SR, menjelaskan alasan penggunaan nama “Habibie” pada lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Menurutnya, nama tersebut dipilih sebagai bentuk penghormatan sekaligus sumber inspirasi dari Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie. Dalam keterangannya, Sabtu (30/5), Sri Rejeki mengatakan kekagumannya terhadap B.J. Habibie telah tumbuh sejak masa sekolah.

“Sejak SMP saya mengagumi beliau. Banyak lembaga dan perusahaan menggunakan nama Habibie karena beliau merupakan tokoh besar yang memiliki kontribusi bagi pembangunan bangsa, termasuk di Batam,” ujarnya.

SR menuturkan, keterlibatannya sebagai pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia turut memberinya kesempatan berinteraksi dalam lingkungan organisasi yang juga melibatkan Ilham Akbar Habibie, putra sulung B.J. Habibie.

Menurut dia, pengalaman tersebut semakin memperkuat penghormatannya terhadap sosok B.J. Habibie serta gagasan-gagasannya di bidang teknologi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Ia mengatakan pendirian HEY dilatar belakangi keinginan untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan keterampilan generasi muda di indonesia.

“Kami ingin mengambil inspirasi dari semangat dan pemikiran Bapak B.J. Habibie, khususnya dalam bidang pendidikan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia,” katanya.

SR menegaskan bahwa HEY merupakan lembaga pendidikan yang menjalankan program-programnya secara mandiri dengan fokus pada pengembangan kompetensi dan keterampilan peserta didik.

Melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan, HEY menargetkan peningkatan kapasitas generasi muda agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri saat ini.

demikian jurnalis berswarafakta melaporkan klarifikasi prihal pemberitaan tersebut kepada pihak CEO HEY Sehingga berita ini diturunkan pabila terdapat kekeliruan pihak dari pemberitaan untuk komfermasi langsung ke jurnalis atau pimpinan redaksi berswarafakta.

 

(Ir.Martin Sembiring.ST.MT)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Hadiri Pelepasan Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan
Kepastian Pasokan Solar Industri B40 Dinilai Penting bagi Kelancaran Operasional Sektor Industri dan Maritim
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Soroti Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Nasional
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Indonesia Berduka
Minat Program Pendidikan dan Kerja ke Jerman Meningkat, Masyarakat Diminta Cermat Memilih Lembaga Pendamping
KEJATI SUMUT Menuntut di Luar Jalur: Menggugat Logika Hukum Kasus KSOP Belawan
Alarm Kebocoran Rp15.400 Triliun dan Blackout Sumatera Jadi Sorotan Nasional
Misteri Family Office Bali: Dana Raksasa Datang, Mengapa Pemerintah Menolak APBN?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:45 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Pelepasan Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan

Senin, 1 Juni 2026 - 22:38 WIB

Kepastian Pasokan Solar Industri B40 Dinilai Penting bagi Kelancaran Operasional Sektor Industri dan Maritim

Senin, 1 Juni 2026 - 13:12 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Soroti Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:23 WIB

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Indonesia Berduka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:17 WIB

CEO HEY Jelaskan Latar Belakang Penggunaan Nama “Habibie” pada Lembaga Pendidikan

Berita Terbaru