Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Indonesia Berduka

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, berswarafakta.com – Kabar duka datang dari dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Informasi wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu dikonfirmasi oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto.

Kepergian Ryamizard menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sosok yang dikenal tegas, disiplin, dan memiliki komitmen kuat terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu wafat dalam usia 76 tahun.

Lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 21 April 1950, Ryamizard meniti karier militer sejak lulus dari Akademi Militer pada 1974. Selama pengabdiannya, ia dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, di antaranya Pangdam V/Brawijaya, Pangdam Jaya, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), hingga menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 2002–2005.

Setelah memasuki masa purnatugas, Ryamizard mendapat kepercayaan dari Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019. Dalam masa kepemimpinannya, ia dikenal aktif mendorong penguatan sistem pertahanan nasional, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta pengembangan program Bela Negara sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional.

Selain itu, Ryamizard juga dikenal sebagai salah satu tokoh militer yang memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai operasi pengamanan nasional dan turut mewarnai perjalanan reformasi TNI di era pascareformasi.

Ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan terus mengalir atas wafatnya mantan KSAD dan Menteri Pertahanan tersebut. Sejumlah tokoh nasional mengenang dedikasi serta pengabdian almarhum yang telah diberikan selama puluhan tahun demi menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Ryamizard Ryacudu meninggalkan warisan pengabdian panjang bagi bangsa dan negara. Jasa serta kontribusinya dalam memperkuat pertahanan Indonesia akan terus dikenang oleh masyarakat dan generasi penerus bangsa.

Selamat jalan, Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu. Pengabdianmu untuk Indonesia akan selalu tercatat dalam sejarah bangsa.

(Team/Redaksi)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Hadiri Pelepasan Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan
Kepastian Pasokan Solar Industri B40 Dinilai Penting bagi Kelancaran Operasional Sektor Industri dan Maritim
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Soroti Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Nasional
CEO HEY Jelaskan Latar Belakang Penggunaan Nama “Habibie” pada Lembaga Pendidikan
KEJATI SUMUT Menuntut di Luar Jalur: Menggugat Logika Hukum Kasus KSOP Belawan
Alarm Kebocoran Rp15.400 Triliun dan Blackout Sumatera Jadi Sorotan Nasional
Misteri Family Office Bali: Dana Raksasa Datang, Mengapa Pemerintah Menolak APBN?
Menakar Family Office Bali: Arus Modal Global dalam Navigasi Pancasila dan Hilirisasi Batang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:45 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Pelepasan Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan

Senin, 1 Juni 2026 - 22:38 WIB

Kepastian Pasokan Solar Industri B40 Dinilai Penting bagi Kelancaran Operasional Sektor Industri dan Maritim

Senin, 1 Juni 2026 - 13:12 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Soroti Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:23 WIB

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Indonesia Berduka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:17 WIB

CEO HEY Jelaskan Latar Belakang Penggunaan Nama “Habibie” pada Lembaga Pendidikan

Berita Terbaru