BEKASI, berswarafakta.com Kelangkaan semen di tingkat retail atau panglong dilaporkan terjadi di sejumlah daerah dan memicu kenaikan harga bahan bangunan tersebut. Kondisi ini berdampak pada aktivitas pembangunan rumah rakyat dan usaha kecil berbasis semen seperti batako dan paving block. Rabu, 10 Juni 2026.
Sejumlah pelaku usaha menyebut pasokan semen eceran menurun dalam beberapa waktu terakhir, sementara harga di tingkat distributor mengalami fluktuasi.
Pemilik panglong UD Harapan Baru, Mahdalena Beru Ginting, mengatakan stok semen eceran di tokonya kosong selama lebih dari satu minggu. Ia menyebut jika ada pasokan, harga yang diterima dari distributor cenderung lebih tinggi dibanding sebelumnya.
“Semua naik. Semen yang biasanya sekitar Rp49.000 per sak, sekarang bisa Rp60.000. Kalau dari distributor lain bisa sampai Rp75.000 per sak,” ujarnya.
Ia menambahkan, kenaikan harga yang terjadi beberapa kali dalam seminggu membuat pelaku usaha kesulitan menentukan harga jual yang stabil kepada konsumen.
Dampak ke sektor konstruksi kecil
Kenaikan harga semen disebut berdampak pada pelaku usaha kecil seperti pengrajin batako dan paving block. Mereka menghadapi tekanan biaya produksi karena semen merupakan bahan baku utama.
Sejumlah pelaku usaha menilai kenaikan biaya bahan baku membuat margin usaha semakin tipis dan mempengaruhi keberlanjutan usaha, terutama bagi yang mengandalkan penjualan harian.
Dugaan gangguan distribusi
Sejumlah pelaku usaha di lapangan menduga keterbatasan pasokan dipengaruhi pola distribusi dari tingkat produsen dan distributor. Namun, dugaan tersebut belum dapat dikonfirmasi secara resmi oleh pihak terkait.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari distributor maupun otoritas terkait mengenai penyebab pasti fluktuasi pasokan dan harga di tingkat retail.
Kinerja industri masih stabil
Di sisi lain, data kinerja industri menunjukkan perusahaan semen nasional masih mencatat kinerja positif pada awal 2026. Salah satu emiten semen nasional mencatat peningkatan pendapatan dan volume penjualan pada kuartal I 2026 di tengah kondisi pasar yang disebut masih menghadapi tekanan kelebihan pasokan di tingkat industri.
Catatan distribusi dan pasar
Sejumlah laporan industri juga menyebut pasar semen nasional masih dipengaruhi kondisi kelebihan pasokan serta dinamika distribusi yang dapat memengaruhi ketersediaan di tingkat retail.
Penutup
Hingga kini, kondisi harga dan distribusi semen di tingkat retail masih berfluktuasi. Pemerintah dan pemangku kepentingan terkait diharapkan dapat memastikan kelancaran distribusi agar kebutuhan sektor konstruksi, khususnya perumahan rakyat dan usaha kecil, tetap terpenuhi.






