Pesawaran. Berswarafakta.com Masyarakat Dusun Binong, RT/RW 006, Desa Way Layap, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Nurus Sholih Binong, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Way Layap beserta jajaran perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Binong. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
- Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan pawai obor yang diikuti bapak-bapak, ibu-ibu, serta pemuda dan pemudi Dusun Binong. Peserta berjalan dari halaman Masjid Nurus Sholih Binong menuju kawasan Rumah Sakit Daerah Pesawaran.
Pawai obor tersebut menjadi simbol semangat masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat persaudaraan. Antusiasme warga dari berbagai kalangan membuat kegiatan berlangsung tertib, meriah, dan penuh kekeluargaan.
Selain pawai obor, kegiatan diisi tausiah yang disampaikan Ustaz Maula Ma’ruf dari Lumbir Rejo. Dalam tausiyahnya, jamaah diajak untuk terus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa Way Layap dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan panitia penyelenggara. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi merupakan wujud kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW sekaligus momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Takmir Masjid kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Dusun Binong yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan sehingga peringatan hari besar Islam berikutnya dapat berlangsung lebih meriah, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dusun Binong, Hairuddin, mengatakan keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat dan kerja keras PHBI Dusun Binong.
“Kesuksesan dan kemeriahan acara ini tidak terlepas dari kerja keras PHBI Dusun Binong serta dukungan seluruh masyarakat. Ini adalah kebersamaan kita semua dalam menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ujarnya.
Hairuddin berharap peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu mendorong masyarakat mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Dusun Binong pun menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan warga. Semangat tersebut diharapkan terus terjaga dalam kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.
(Radin)






