PESAWARAN. Berswarafakta.com. M. Nasir, S.I.Kom., M.M. menghadiri kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Jatiharjo, Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasul, Meraih Hidup Berkah”. Pengajian diikuti masyarakat serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Suasana pengajian berlangsung khidmat. Para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga penyampaian tausiah yang menjadi bagian utama kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, M. Nasir tampak hadir dan duduk bersama para tokoh serta undangan lainnya di tempat yang telah disediakan panitia. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan kehidupan. Nilai-nilai akhlak, persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, serta pentingnya menjaga hubungan baik di tengah masyarakat menjadi pesan yang relevan untuk terus diterapkan.
Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Kegiatan Pengajian Akbar juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antara masyarakat dengan para tokoh yang hadir. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan keagamaan diharapkan dapat terus dipelihara sehingga tercipta hubungan sosial yang harmonis di lingkungan masyarakat.
Masyarakat yang hadir terlihat antusias mengikuti jalannya acara. Lantunan shalawat dan rangkaian kegiatan keagamaan turut menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga mengingatkan umat Islam untuk menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak Rasulullah yang dikenal penuh kasih sayang, kesabaran, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama menjadi nilai yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Bagi masyarakat Gedung Gumanti dan sekitarnya, kegiatan seperti ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan. Pengajian dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus membangun kepedulian sosial antarwarga.
Momentum Membangun Kebersamaan
Kehadiran M. Nasir dalam Pengajian Akbar tersebut menunjukkan pentingnya menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan setempat.
Di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang, kegiatan keagamaan seperti pengajian dan peringatan Maulid Nabi memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual. Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah berkumpul dan berinteraksi secara positif.
Tema “Meneladani Akhlak Rasul, Meraih Hidup Berkah” menjadi pengingat bahwa keberkahan hidup tidak hanya berkaitan dengan keberhasilan secara material, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menjaga akhlak, mempererat persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi orang lain.
Masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam menjalankan aktivitas sosial.
Acara Pengajian Akbar tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan. Kehadiran para tokoh agama, tokoh masyarakat, undangan, serta warga menjadi gambaran semangat masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat persatuan dan silaturahmi.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, masyarakat diajak untuk terus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah dengan tidak hanya memperingati kelahirannya, tetapi juga berusaha meneladani akhlak dan ajaran yang beliau sampaikan dalam kehidupan sehari-hari.
(Redaksi)






