BNNK Pekanbaru Jelaskan Hasil Tes Urine Kasus Razia THM, Sebut Ada Dugaan Paparan Asap Narkotika

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru — Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru memberikan penjelasan terkait hasil tes urine dalam kasus razia di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Pekanbaru yang melibatkan sejumlah orang, termasuk seorang pria berinisial AF (21), yang diketahui merupakan anak dari pejabat daerah di Riau.

Dalam pemeriksaan tersebut, AF diduga  dinyatakan positif mengandung zat yang terdeteksi sebagai ganja dan etomidate berdasarkan hasil tes laboratorium dan asesmen terpadu yang dilakukan pihak berwenang.

Kepala BNNK Pekanbaru, Kombes Pol Dr. Wawan, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pendalaman tim asesmen terpadu, belum ditemukan bukti yang menunjukkan AF mengonsumsi narkotika secara langsung.

Menurutnya, terdapat kemungkinan dugaan paparan zat dari lingkungan sekitar saat kejadian berlangsung di lokasi yang tertutup.

“Dari hasil asesmen, terdapat indikasi bahwa yang bersangkutan berada di ruangan tertutup ketika terdapat aktivitas penggunaan narkotika oleh orang lain, sehingga ada dugaan kemungkinan terpapar zat tersebut,” ujar Wawan dalam keterangannya.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah meminta pendapat tenaga medis dan ahli terkait kemungkinan dugaan paparan zat melalui udara dalam kondisi tertentu di ruang terbatas.

Meski demikian, BNNK menegaskan bahwa seluruh hasil pemeriksaan tetap didasarkan pada prosedur dan mekanisme asesmen terpadu, yang melibatkan unsur medis, psikologis, dan hukum.

Berdasarkan hasil asesmen tersebut, AF tidak direkomendasikan untuk proses pidana, namun diarahkan menjalani rehabilitasi rawat jalan sebagai bagian dari penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasus ini kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai tanggapan di masyarakat, terutama terkait mekanisme penentuan status pengguna dalam kasus narkotika serta transparansi proses penegakan hukum.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

 

(Warianto)

Berita Terkait

Mengurai Inefisiensi BUMN dan Rekomendasi Kepemimpinan PT KIT Batang: Reorientasi Tata Kelola Menuju BUMN Pro-Rakyat dan Mandiri Fiskal
Sidang ZL vs YH: 14 Bukti Surat Diajukan, Kuasa Hukum Soroti Status Saksi dan Dokumen Print-Out
Bantu UMKM Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Relawan Almira Nabila Fauzi Bagikan Masker di Pesawaran
Bupati Batu Bara Serahkan Bantuan kepada Keluarga Korban Kebakaran PT Evyap Sabun Indonesia
Peringati Haornas 2026, Polres Lampung Timur Dorong Budaya Olahraga untuk Masyarakat Aktif dan Bugar
Grand Opening Praktik Dokter Bersama di Gedong Tataan, Hadirkan Beragam Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
GNTP Ajukan Permohonan Resmi kepada BGN untuk Dilibatkan dalam Monitoring dan Pengawasan Program MBG
Tosa Sembiring Ditemukan Meninggal di Ladang Sawit Langkat, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:30 WIB

Mengurai Inefisiensi BUMN dan Rekomendasi Kepemimpinan PT KIT Batang: Reorientasi Tata Kelola Menuju BUMN Pro-Rakyat dan Mandiri Fiskal

Rabu, 9 September 2026 - 22:15 WIB

Sidang ZL vs YH: 14 Bukti Surat Diajukan, Kuasa Hukum Soroti Status Saksi dan Dokumen Print-Out

Rabu, 9 September 2026 - 20:27 WIB

Bantu UMKM Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Relawan Almira Nabila Fauzi Bagikan Masker di Pesawaran

Rabu, 9 September 2026 - 15:16 WIB

Bupati Batu Bara Serahkan Bantuan kepada Keluarga Korban Kebakaran PT Evyap Sabun Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 12:01 WIB

Peringati Haornas 2026, Polres Lampung Timur Dorong Budaya Olahraga untuk Masyarakat Aktif dan Bugar

Berita Terbaru

Politik & pemerintahan

Wabup Batu Bara Hadiri Paripurna Pendapat Akhir Fraksi terhadap KUPA-PPAS

Senin, 14 Sep 2026 - 22:19 WIB