PT PND Perketat Standar Mutu Jalan dan Paving Block di Kota Bekala Mandiri, Tolak Serah Terima PSU di Bawah SNI

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN — PT PND menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas infrastruktur Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di kawasan Kota Bekala Mandiri. Bersama ahli dan praktisi konstruksi, perusahaan ini menolak serah terima proyek yang tidak memenuhi standar mutu SNI sebagai upaya mencegah kebocoran anggaran dan kerusakan infrastruktur jangka panjang.

MEDAN — PT PND menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas infrastruktur Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di kawasan Kota Bekala Mandiri. Bersama ahli dan praktisi konstruksi, perusahaan ini menolak serah terima proyek yang tidak memenuhi standar mutu SNI sebagai upaya mencegah kebocoran anggaran dan kerusakan infrastruktur jangka panjang.

MEDAN, BerswaraFakta.com-Upaya mencegah kebocoran anggaran dan kerusakan infrastruktur jangka panjang, PT PND memperketat standar mutu pembangunan jalan lingkungan dan paving block di kawasan Kota Bekala Mandiri. Perusahaan bersama ahli dan praktisi konstruksi sepakat menolak serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) apabila tidak memenuhi standar SNI.

Langkah tersebut mengemuka dalam diskusi teknis yang digelar di kawasan perumahan Kota Bekala Mandiri, Medan, pada Selasa, 19 Mei 2026, yang turut dihadiri pengembang, pakar, serta pelaku industri konstruksi.

Dorongan Penguatan Standar Kualitas Infrastruktur

Dalam forum tersebut, Ir. Martin Sembiring, S.T., M.T., ahli utilitas sekaligus pengamat kebijakan publik, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas material infrastruktur dasar, khususnya jalan lingkungan perumahan.

Ia menyoroti praktik penurunan spesifikasi material yang dinilai dapat berdampak pada kerusakan dini dan pemborosan anggaran.

“Memasukkan material di bawah standar di Kota Bekala Mandiri sama saja membiarkan kebocoran fiskal terselubung. Kerugiannya bukan hanya di awal, tetapi juga biaya perawatan yang membengkak akibat kerusakan dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, jalan lingkungan wajib memenuhi standar mutu minimal K-250 atau 20 MPa sesuai SNI 03-0691-1996, sementara mutu di bawahnya tidak layak untuk beban kendaraan.

Pengembang Dorong Sistem Pencegahan dari Hulu

Direktur Operasional PT PND, Prima Ramadhian Mulia, menyampaikan bahwa pengendalian mutu tidak dapat hanya dilakukan di tahap akhir proyek, melainkan harus dimulai dari proses awal pemilihan vendor.

Menurutnya, setiap material yang masuk ke proyek harus melalui proses verifikasi ketat dan memiliki sertifikasi mutu yang sah.

“Kerusakan jalan akibat ambles atau retak dini jauh lebih mahal dampaknya bagi ekosistem perumahan. Karena itu kami mendorong standardisasi preventif di hulu melalui prakualifikasi vendor,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kemitraan dengan penyedia jasa harus berbasis integritas mutu, bukan sekadar efisiensi biaya.

Uji Petik Lapangan Jadi Pengawasan Kunci

Praktisi industri, Konti Sembiring, menyoroti bahwa kualitas paving block tidak bisa dinilai hanya dari tampilan fisik.

Menurutnya, banyak produk terlihat rapi di permukaan namun rapuh secara struktur akibat komposisi material yang tidak sesuai atau proses pemadatan yang buruk.

Ia mendorong penerapan uji petik lapangan secara rutin oleh lembaga independen terakreditasi KAN.

Pengujian tersebut meliputi:

  • Uji kuat tekan untuk memastikan daya tahan terhadap beban kendaraan berat
  • Uji penyerapan air untuk menilai ketahanan terhadap cuaca dan kelembaban
  • Uji geometris untuk memastikan sistem penguncian antar paving tetap stabil

Sepakat Tolak Serah Terima Aset di Bawah Standar

Diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan bersama bahwa setiap aset PSU di kawasan Kota Bekala Mandiri tidak akan diterima apabila ditemukan tidak memenuhi standar mutu SNI.

Langkah ini diharapkan menjadi preseden baru dalam pembangunan kawasan permukiman, sekaligus memastikan investasi infrastruktur memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dengan pengawasan ketat dan komitmen mutu dari hulu hingga hilir, PT PND dan para mitra pengembang berharap kualitas infrastruktur dapat lebih tahan lama, aman, dan efisien dalam penggunaan anggaran.

Ir.Martin Sembiring.ST.MT

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Soroti Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Nasional
Tokoh Masyarakat Minta Penjelasan Transparan Terkait Dugaan Paparan Asap Ganja
Kedaulatan Rupiah: Mempersempit Ruang Spekulasi
BNNK Pekanbaru Jelaskan Hasil Tes Urine Kasus Razia THM, Sebut Ada Dugaan Paparan Asap Narkotika
Alarm Kebocoran Rp15.400 Triliun dan Blackout Sumatera Jadi Sorotan Nasional
Menakar Family Office Bali: Arus Modal Global dalam Navigasi Pancasila dan Hilirisasi Batang
JapriPay dan V-Green Ajak Pemilik Usaha Manfaatkan Lahan Kosong untuk Stasiun Tukar Baterai Motor Listrik
Pangdam I/BB Resmi Tutup TMMD Ke-128 Kodim 0203/Langkat di Desa Pasar Rawa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:12 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Soroti Kedaulatan Rupiah dan Ekonomi Nasional

Senin, 1 Juni 2026 - 12:28 WIB

Tokoh Masyarakat Minta Penjelasan Transparan Terkait Dugaan Paparan Asap Ganja

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:58 WIB

Kedaulatan Rupiah: Mempersempit Ruang Spekulasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:13 WIB

BNNK Pekanbaru Jelaskan Hasil Tes Urine Kasus Razia THM, Sebut Ada Dugaan Paparan Asap Narkotika

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:24 WIB

Alarm Kebocoran Rp15.400 Triliun dan Blackout Sumatera Jadi Sorotan Nasional

Berita Terbaru