Langkat | BerswaraFakta.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Rabu (6/5/2026), jajaran Rutan melaksanakan peninjauan sekaligus aksi pembersihan lahan di Desa Binaan Pemasyarakatan, Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari poin ke-8 dalam “15 Program Aksi” Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI, yang berfokus pada penguatan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
Program ini menyasar pemanfaatan lahan tidur (idle land) agar menjadi lahan produktif yang mampu menopang ketersediaan pangan daerah sekaligus menjadi sarana pembinaan keterampilan (life skills) bagi warga binaan pemasyarakatan.
Sinergi Lintas Instansi dan Masyarakat
Peninjauan lapangan dihadiri oleh berbagai unsur Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Kabupaten Langkat. Hadir Kepala Rutan Tanjung Pura beserta jajaran, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, perwakilan Lapas Pemuda Kelas III Langkat, Kepala Dusun Desa Cempa, serta Babinsa setempat.
Kehadiran Babinsa menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menjembatani komunikasi dengan masyarakat desa binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Tanjung Pura memimpin diskusi teknis guna memetakan potensi lahan, menentukan komoditas unggulan, serta mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana pendukung.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan lahan harus dilakukan secara maksimal, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak ekonomi nyata.
Aksi Nyata Warga Binaan
Setelah peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong pembersihan lahan. Para warga binaan tampak antusias menebas semak, mengumpulkan ranting, dan merapikan area yang akan dijadikan lahan produktif.
Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kesiapan lahan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter seperti disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab.
Selain itu, dilakukan pula pengecekan lokasi rencana pembangunan jembatan akses. Infrastruktur ini dinilai penting untuk mendukung distribusi alat pertanian dan hasil panen ke depannya.
Kelanjutan Program Strategis
Program ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang digelar pada 29 April 2026 di Kantor Kepala Desa Cempa. Dalam rapat tersebut, tiga UPT yakni Lapas Narkotika Langkat, Lapas Pemuda Langkat, dan Rutan Tanjung Pura sepakat membangun sinergi dalam pengembangan desa binaan pemasyarakatan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi, sehingga warga binaan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat.
Dengan dimulainya pengolahan lahan ini, Rutan Tanjung Pura optimis program ketahanan pangan akan berjalan sukses, menghasilkan panen yang melimpah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Sardi)






