Rutan Tanjung Pura Optimalkan Lahan Tidur di Desa Cempa, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pembersihan lahan tidur oleh warga binaan Rutan Tanjung Pura di Desa Cempa sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan pembersihan lahan tidur oleh warga binaan Rutan Tanjung Pura di Desa Cempa sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Langkat | BerswaraFakta.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Rabu (6/5/2026), jajaran Rutan melaksanakan peninjauan sekaligus aksi pembersihan lahan di Desa Binaan Pemasyarakatan, Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari poin ke-8 dalam “15 Program Aksi” Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI, yang berfokus pada penguatan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Program ini menyasar pemanfaatan lahan tidur (idle land) agar menjadi lahan produktif yang mampu menopang ketersediaan pangan daerah sekaligus menjadi sarana pembinaan keterampilan (life skills) bagi warga binaan pemasyarakatan.

Sinergi Lintas Instansi dan Masyarakat

Peninjauan lapangan dihadiri oleh berbagai unsur Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Kabupaten Langkat. Hadir Kepala Rutan Tanjung Pura beserta jajaran, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, perwakilan Lapas Pemuda Kelas III Langkat, Kepala Dusun Desa Cempa, serta Babinsa setempat.

Kehadiran Babinsa menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menjembatani komunikasi dengan masyarakat desa binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Tanjung Pura memimpin diskusi teknis guna memetakan potensi lahan, menentukan komoditas unggulan, serta mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana pendukung.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan lahan harus dilakukan secara maksimal, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak ekonomi nyata.

Aksi Nyata Warga Binaan

Setelah peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong pembersihan lahan. Para warga binaan tampak antusias menebas semak, mengumpulkan ranting, dan merapikan area yang akan dijadikan lahan produktif.

Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kesiapan lahan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter seperti disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab.

Selain itu, dilakukan pula pengecekan lokasi rencana pembangunan jembatan akses. Infrastruktur ini dinilai penting untuk mendukung distribusi alat pertanian dan hasil panen ke depannya.

Kelanjutan Program Strategis

Program ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang digelar pada 29 April 2026 di Kantor Kepala Desa Cempa. Dalam rapat tersebut, tiga UPT yakni Lapas Narkotika Langkat, Lapas Pemuda Langkat, dan Rutan Tanjung Pura sepakat membangun sinergi dalam pengembangan desa binaan pemasyarakatan.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi, sehingga warga binaan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat.

Dengan dimulainya pengolahan lahan ini, Rutan Tanjung Pura optimis program ketahanan pangan akan berjalan sukses, menghasilkan panen yang melimpah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Sardi)

Berita Terkait

Kunjungan Kerja Wakil Presiden Di Lampung Timur
Martin Sembiring Kecam Narasi Hoaks “Chemtrail” di Media Sosial yang Picu Kepanikan Publik
Bupati Dan Wakil Bupati Pringsewu Lepas 466 Jamaah Calon Haji Tahun 1447 H/2026 M
Semangat Solidaritas: Persiapan Jumat Berkah dan Harmoni Kasih untuk Ibu Pertiwi
IWOI Banten Kecam Praktik Titip-Menitip SPMB 2026: Uji Nyata Komitmen Gubernur Andra Soni
Bupati Batu Bara Hadiri Peringatan Hari Kartini 2026, Tekankan Peran Strategis Perempuan dan Keluarga
Bupati Batu Bara Lantik 33 Pejabat, Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik
MENGGUGAT TRAGEDI 2 MEI: KEPALA DAERAH ADALAH PAMONG, BUKAN PEMUTUS NASIB RAKYAT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:28 WIB

Kunjungan Kerja Wakil Presiden Di Lampung Timur

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:55 WIB

Martin Sembiring Kecam Narasi Hoaks “Chemtrail” di Media Sosial yang Picu Kepanikan Publik

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:12 WIB

Semangat Solidaritas: Persiapan Jumat Berkah dan Harmoni Kasih untuk Ibu Pertiwi

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:10 WIB

IWOI Banten Kecam Praktik Titip-Menitip SPMB 2026: Uji Nyata Komitmen Gubernur Andra Soni

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:29 WIB

Rutan Tanjung Pura Optimalkan Lahan Tidur di Desa Cempa, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kunjungan Kerja Wakil Presiden Di Lampung Timur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:28 WIB