Vonis Ringan Bekas Oknum Polisi Pengedar Sabu Picu Amarah Warga: “Seharusnya Seumur Hidup, Ini Pengkhianatan Amanat!”

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Bengkalis mengecam putusan pengadilan terhadap dua mantan anggota Polri yang divonis ringan dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu.

Masyarakat Bengkalis mengecam putusan pengadilan terhadap dua mantan anggota Polri yang divonis ringan dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu.

BENGKALIS, BerswaraFakta.com –  Gelombang kekecewaan dan kemarahan masyarakat Bengkalis meledak usai Pengadilan Negeri Bengkalis menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa kasus peredaran narkotika jenis sabu pada Selasa (19/5/2026). Sorotan tajam tertuju pada dua terdakwa yang merupakan mantan anggota Polres Bengkalis, namun menerima hukuman yang dinilai jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Putusan tersebut langsung memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak pihak menilai vonis terhadap mantan aparat penegak hukum itu tidak mencerminkan rasa keadilan dan justru melukai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Kasus ini menjadi perhatian karena para terdakwa sebelumnya merupakan aparat yang memiliki tanggung jawab memberantas peredaran narkotika. Namun ironisnya, mereka justru terlibat dalam jaringan peredaran sabu yang selama ini menjadi musuh utama aparat penegak hukum.

Rincian Vonis Terdakwa

Dalam sidang putusan, majelis hakim menjatuhkan hukuman sebagai berikut:

  • Cindy Claudia divonis 2 tahun 6 bulan penjara.
  • Nursyahidan, mantan anggota Polri, divonis 3 tahun 6 bulan penjara.
  • Panda Pasaribu, mantan anggota Polri, divonis 5 tahun penjara.

Vonis tersebut dianggap terlalu ringan, khususnya bagi dua mantan anggota kepolisian yang dinilai telah mengkhianati amanat dan kepercayaan masyarakat.

Warga: “Ini Pengkhianatan Seragam”

Kemarahan publik langsung membanjiri media sosial dan berbagai forum diskusi masyarakat. Banyak warga mempertanyakan integritas sistem peradilan dalam menangani perkara yang melibatkan mantan aparat penegak hukum.

“Mereka dulu memakai seragam dan diberi amanah untuk memberantas narkoba. Sekarang malah terlibat jadi pengedar. Harusnya hukumannya diperberat, bukan malah ringan,” tulis salah seorang netizen dalam komentar di portal berita lokal.

Aktivis anti-narkoba di Bengkalis juga menyuarakan kritik keras. Mereka menilai putusan ringan terhadap mantan polisi berpotensi menimbulkan persepsi adanya perlakuan khusus terhadap oknum aparat.

“Kalau mantan polisi saja dihukum ringan, bagaimana dengan masyarakat biasa? Ini mencederai rasa keadilan publik. Kami meminta transparansi terkait dasar pertimbangan hakim,” ujar seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Desakan Hukuman Berat dan Efek Jera

Berbagai elemen masyarakat kini mendesak agar institusi kepolisian dan lembaga peradilan bertindak lebih tegas terhadap oknum aparat yang terlibat narkoba. Mereka menilai hukuman berat penting untuk memberikan efek jera sekaligus memulihkan citra institusi kepolisian yang tercoreng akibat ulah segelintir oknum.

Publik juga berharap Kejaksaan mempertimbangkan langkah banding atas putusan tersebut apabila dinilai belum memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pengadilan Negeri Bengkalis belum memberikan keterangan resmi terkait pertimbangan hukum yang mendasari vonis terhadap para terdakwa.

(Warianto)

Berita Terkait

Kapolres Lampung Timur Pimpin Sertijab Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Sekampung Udik
Antusias! Ratusan Siswa SD Ramaikan Seleksi Polisi Cilik Polres Lampung Timur Tahun 2026
Komentar di Media Sosial Diduga Singgung Warga Desa Bumi Nabung, Perwakilan Masyarakat Berencana Tempuh Jalur Hukum
Warga Minta Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkotika di Simpang Siluang
GANN Labuhanbatu Dorong Polsek Bilah Hulu Tindak Lanjuti Informasi Dugaan Peredaran Narkoba
Tekab 308 Presisi Polsek Waway Karya Bersama Polres Lampung Timur Ungkap Kasus Curat dan Penadahan
Polantas Karib Polres Lampung Timur Tanamkan Tertib Berlalu Lintas dan Stop Bullying
Warga Desak Polisi Tindaklanjuti Informasi Dugaan Peredaran Narkotika di Kota Batu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Kapolres Lampung Timur Pimpin Sertijab Kasat Resnarkoba dan Kapolsek Sekampung Udik

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:15 WIB

Antusias! Ratusan Siswa SD Ramaikan Seleksi Polisi Cilik Polres Lampung Timur Tahun 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:56 WIB

Komentar di Media Sosial Diduga Singgung Warga Desa Bumi Nabung, Perwakilan Masyarakat Berencana Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:09 WIB

Warga Minta Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkotika di Simpang Siluang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:14 WIB

GANN Labuhanbatu Dorong Polsek Bilah Hulu Tindak Lanjuti Informasi Dugaan Peredaran Narkoba

Berita Terbaru