Sidoarjo, berswarafakta.com – Aparat gabungan dari Polisi Militer Kodam V/Brawijaya, Polda Jawa Timur, dan Polda Metro Jaya mengamankan ratusan kendaraan dari area Gudang Balkir Pusat Zeni TNI AD di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sekitar 264 kendaraan yang terdiri dari 215 sepeda motor dan 49 mobil. Kendaraan-kendaraan itu diduga terkait kasus kendaraan bodong dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Penemuan ini mengejutkan publik karena lokasi penyimpanan berada di dalam kompleks militer yang seharusnya memiliki pengawasan ketat. Aparat kini mendalami asal-usul kendaraan dan kemungkinan adanya jaringan yang terlibat.
Sejumlah oknum anggota TNI AD juga telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Informasi awal menyebutkan keterlibatan anggota aktif yang diduga membantu penyimpanan kendaraan di area gudang tersebut.
Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya menegaskan bahwa institusi TNI tidak akan melindungi anggota yang terbukti melanggar hukum. Proses hukum disebut akan dilakukan secara transparan sesuai aturan militer maupun pidana umum.
“Jika terbukti bersalah, akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Kasus ini masih terus dikembangkan oleh aparat gabungan guna mengungkap asal kendaraan serta pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan praktik ilegal tersebut.
Publik kini menunggu hasil penyidikan lengkap, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain yang terhubung dengan kasus penemuan ratusan kendaraan di dalam kompleks militer tersebut.
(Warianto)






