Batu Bara// Berswara Fakta.com
Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, akademisi, dan alumni dalam mendukung percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Sambung Rasa dan Temu Alumni Mahasiswa S3 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Angkatan 2023 serta Wisudawan 2026 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara, yang digelar di Aula Hotel Singapore Land, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Kolaborasi dan Silaturahim Akademik dalam Mendukung Pembangunan Daerah untuk Masyarakat Bahagia dan UINSU Medan Mendunia” ini menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan antara dunia akademik dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Baharuddin Siagian menekankan bahwa peran akademisi, khususnya lulusan KPI, sangat vital dalam membangun sistem komunikasi publik yang efektif, transparan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital saat ini.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan alumni merupakan kunci dalam menciptakan inovasi serta solusi konkret bagi pembangunan daerah. Kita tidak bisa berjalan sendiri, perlu sinergi yang kuat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kontribusi lulusan KPI dalam membangun narasi positif pembangunan daerah melalui media dan komunikasi publik yang berkualitas.
Menurutnya, di tengah arus informasi yang begitu cepat, kehadiran sumber daya manusia yang memiliki kompetensi komunikasi menjadi sangat penting untuk menangkal disinformasi serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Acara ini turut dihadiri oleh Rektor UIN Sumatera Utara, Nurhayati, jajaran pimpinan fakultas, dosen, alumni, serta mahasiswa dari berbagai angkatan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus juga menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif dalam menghadapi tantangan global.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi strategis untuk memperkuat jejaring akademik dan membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah.
Para alumni yang hadir juga diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, baik melalui sektor komunikasi, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat.
Bupati Batu Bara berharap, melalui sinergi yang berkelanjutan, para akademisi dan alumni KPI dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial serta turut mendorong kemajuan daerah menuju masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya saing.
“Ke depan, kita ingin lulusan KPI tidak hanya menjadi tenaga profesional, tetapi juga agen perubahan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
(Ferdinand.P.Nainggolan)






