KPK dan OJK Perbarui MoU, Perkuat Kerja Sama Penelusuran Aset Digital dan Pencegahan Korupsi

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Berswarafakta.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperbarui Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama pemberantasan tindak pidana korupsi di sektor jasa keuangan. Penandatanganan dilakukan dalam audiensi pimpinan kedua lembaga di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan pembaruan kerja sama diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan sektor keuangan dan modus kejahatan yang semakin kompleks, termasuk penggunaan aset digital.

“Informasi dan data yang dapat diakses KPK tentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan ruang lingkup kerja sama yang disepakati bersama OJK,” kata Setyo.

Menurut dia, penguatan kerja sama mencakup pertukaran data dan informasi yang dibutuhkan dalam proses penanganan perkara, termasuk penelusuran kepemilikan saham, aset kripto, serta instrumen keuangan lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi dan pencucian uang.

Setyo juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia KPK dalam memahami perkembangan teknologi keuangan, termasuk sistem blockchain dan aset digital.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan OJK siap mendukung upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi melalui penguatan koordinasi dengan KPK.

“OJK terbuka untuk memperluas kerja sama dengan KPK, terutama dalam menghadapi perkembangan sektor keuangan dan inovasi teknologi yang terus berkembang,” ujar Friderica.

Ia menambahkan, ruang lingkup kerja sama yang diperbarui antara lain meliputi penguatan pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), koordinasi pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi, serta dukungan dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan sektor perbankan dan jasa keuangan.

Kerja sama KPK dan OJK sebelumnya telah dilakukan dalam sejumlah penanganan perkara, termasuk dugaan tindak pidana korupsi pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Bank Kaltimtara.

Selain penindakan, OJK juga terus mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta penguatan budaya integritas di industri jasa keuangan sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi.

Dalam pertemuan tersebut hadir Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo, Sekretaris Jenderal KPK Cahya Harefa, serta anggota Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko dan Dian Ediana Rae.

(Warianto)

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Siapkan Pengembangan Komoditas Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam
Satresnarkoba Polres Lampung Timur Amankan Terduga Pengedar Sabu di Sukadana
Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Lampung Timur Terungkap, Korban Alami 29 Luka Tusuk
GNTP Sambut Suahasil Nazara: Saatnya Penyegaran Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat
Mengurai Inefisiensi BUMN dan Rekomendasi Kepemimpinan PT KIT Batang: Reorientasi Tata Kelola Menuju BUMN Pro-Rakyat dan Mandiri Fiskal
Tradisi Korps dan Sertijab Dandim 0201/Medan Berlangsung Khidmat, Pangdam I/BB Titipkan Pesan Strategis
Gagal Curi Motor, Pelaku Kabur hingga Akhirnya Diamankan Tim Gabungan
Polsek Labuhan Maringgai Ungkap Dugaan Peredaran Uang Palsu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:15 WIB

Bupati Batu Bara Siapkan Pengembangan Komoditas Aren, 16 Ribu Pohon Akan Ditanam

Rabu, 16 September 2026 - 15:58 WIB

Satresnarkoba Polres Lampung Timur Amankan Terduga Pengedar Sabu di Sukadana

Selasa, 15 September 2026 - 17:23 WIB

Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Lampung Timur Terungkap, Korban Alami 29 Luka Tusuk

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

GNTP Sambut Suahasil Nazara: Saatnya Penyegaran Ekonomi untuk Kemakmuran Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 19:30 WIB

Mengurai Inefisiensi BUMN dan Rekomendasi Kepemimpinan PT KIT Batang: Reorientasi Tata Kelola Menuju BUMN Pro-Rakyat dan Mandiri Fiskal

Berita Terbaru